Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Investasi sebesar 299 Juta Dolar Amerika diprediksi akan masuk ke Batam. Investasi tersebut berasal dari 12 perusahaan yang berminat terhadap program perizinan Izin Investasi 3 Jam (i23J) dan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK).

Iklan

“Ada 12 perusahaan yang berminat dan sebagian berasal dari Singapura,” kata Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami, Sabtu (9/9).

Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain PT GMF Aero Asia dari Singapura yang bergerak di bidang perawatan pesawat. Nilai investasinya sekitar 100 juta Dolar Amerika.

Kemudian ada PT Feen Marine dari Norwegia yang memproduksi peralatan kapal dengan nilai investasi 4 juta Dolar Amerika. Lalu KPJ Johor Specialist Hospital dari Malaysia dengan nilai investasi yang sama.

“Lalu ada KOH brothers dari Singapura yang memproduksi concrete block dengan investasi 100 juta Dolar Amerika dan 1-Net dari negara yang sama dan bergerak di bidang data center dengan investasi sebesar 40 juta Dolar Amerika,” ujarnya.

Selanjutnya adalah developer PT Goodwood Investama dari Singapura dengan investasi sebesar 4 juta Dolar Amerika dan shipyard Tsuneshi Building dengan investasi 4 juta Dolar Amerika.

Lalu ada Ebiotech Advance Indonesia memproduksi minyak rubican dari Jepang dengan investasi 10 juta Dolar Amerika. Kemudian PT Restell Industry Indonesia dari Malaysia yang memproduksi bahan baku pemberantas hama dengan investasi 4 juta Dolar Amerika. Dan ada Citra Sarana Fagioli yang merupakan patungan Singapura dan Indonesia dengan investasi 4 juta Dolar Amerika. Mereka bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi.

“Dua lagi, yakni perusahaan asal Malaysia yang bergerak di bidang pengolahan timah putih dengan nilai investasi 8 juta Dolar Amerika. Dan satu lagi masih tentatif yakni PMA asing yang bergerak di bidang industri pembuatan pipa dari baja dengan nilai incvestasi 17 juta Dolar Amerika,” pungkas Gusmardi.(leo)