batampos.co.id – Bandar Udara Hang Nadim mendapat tambahan armada berupa dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) baru yang didatangkan dari Jerman. Keduanya diklaim memiliki sistem canggih dan mampu memadamkan kebakaran dengan cepat.

“Ini mobil damkar otomatis. Dua unit ini didatangkan dari Jerman dengan nilai sekitar Rp 37 miliar untuk keduanya,” jelas General Manager Marketing Bandar Udara Hang Nadim, Senin (11/9).

Dua unit mobil damkar itu merupakan tipe Foam Tender Type 1 buatan Jerman. Dan perusahaan yang memenangkan tender pengadaannya adalah PT Ziegler Indonesia yang memiliki markas pusat di Jerman.”Penambahan ini dimaksudkan untuk memenuhi standar pelayanan keselamatan penerbangan di Hang Nadim,” jelasnya lagi.

Hang Nadim kata Dendi merupakan bandara kelas utama dengan kategori level operasional Penanggulangan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) level 9 yang merupakan level tertinggi dalam pelayanan PKP-PK sebuah bandara di Indonesia.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen Hang Nadim, Modem Purba mengatakan tipe mobil damkar ini merupakan salah satu kendaraan foam tender terbaik dunia. Dan baru Hang Nadim yang memilikinya di Indonesia.

Mobil damkar ini kata Moden sangat canggih karena sistemnya menggunakan layar sentuh otomatis untuk operasionalnya.”Berasal dari Jerman dan dirakit di Kroasia. Kendaraan ini juga tidak butuh banyak tipe personil. Hanya tiga orang saja untuk mengoperasikannya,” paparnya.

Dalam memadamkan api, mobil damkar ini juga menggunakan busa yang disemprotkan ke arah kobaran api. Cara ini kata Modem dapat langsung mematikan sumber api secara total.

Selain itu, mobil damkar ini juga sudah sesuai ekspektasi karena sudah berada jauh diatas standar mobil damkar. Mobil damkar biasa memiliki 23.500 liter air sedangkan mobil damkar baru ini punya 25.000 liter air.

“Guna memenuhi kompetensi personil dan menjamin kesiapan operasional dan perawatannya, BP Batam membuka secara resmi pelaksanaan Site Training dan Site Acceptance Test Kendaraan ini bagi seluruh personil PKP-PK Bandara Hang Nadim, dengan tenaga instruktur yang berasal dari Ziegler, Jerman,” katanya. (leo)

 

Respon Anda?

komentar