Iklan
ilustrasi
foto: iman wachyudi / batampos

batampos.co.id – Kunjungan kerja (Kunker) DPRD Kota Batam sangat membenani APBD Kota Batam di tahun ini. Sejak Januari lalu, masing-masing komisi DPRD Kota Batam sudah menggelar kunker sebanyak enam kali. Di mana sudah menghabiskan uang saku sekitar Rp 18 miliar. Karena masing-masing anggota mendapat uang saku Rp 2,5 juta per hari.

Iklan

Sekretaris DPRD Kota Batam mengaku kunjungan kerja ini dilakukan berdasarkan komisi. Di mana anggarannya berdasarkan Perwako. Setiap anggota dewan berhak mendapat uang harian, dan fasilitas penginapan selama menggelar kunker. Di mana setiap kunjungan kerja biasanya digelar antara tiga sampai empat hari.

“Biasanya kalau kunker itu untuk satu tempat, hanya tiga hari saja. Tapi kalau sudah ada dua tempat, biasanya sampai empat hari. Tetapi kalau untuk uang sakunya, saya lupa,” katanya.

Sementara seorang sumber di DPRD Kota Batam mengatakan untuk uang saku atau uang harian DPRD Kota Batam Rp 2,5 juta sehari. Ini sudah diatur dan sesuai dengan ketentuan yang dibuat Pemko Batam.

“Itu yang membuat bukan DPRD, tetapi diatur Perwako. Kita hanya menjalankan saja. Yang jelas pimpinan dan anggota beda uang hariannya. Itu belum termasuk tiket pesawat dan penginapan,” katanya.

Sementara itu Anggota Komisi III DPRD Kota Batam Werton Panggabean mengaku saat ini masing-masing komisi sudah menggelar hampir enam kali. Belum lagi termasuk kunker dari alat kelengkapan lainnya seperti Banggar, Banmus, dan Baperda.

“Tapi kunker ini adalah sesuai dengan kebutuhan di daerah. Saya pribadi tidak mau kunker kalau memang itu tidak terlalu penting untuk Batam terutama untuk masyarakat luas.” katanya.

Sementara itu anggota komisi I DPRD Kota Batam Sukaryo juga mengakui bahwa sudah ada sekitar enam kali pihaknya melaukan kunker. Meski demikian ia enggan untuk berkomentar mengenai uang saku yang sudah ia terima.

“Kalau masalah nilainya, saya kurang ingat, tanya saja ke komisi II DPRD kota Batam. Tapi untuk komisi kunker itu enam kali,” katanya.

Kunker untuk satu tahun anggota dewan secara keseluruhan bisa lebih dari 13 kali. Di mana setiap anggota dewan masih tergabung dalam alat kelengkapan lainnya. Belum lagi ada kunjungan lainnya seperti Bimtek dan yang lainnya. Sebagian besar kunjungan anggota DPRD Kota Batam ini adalah daerah-daerah yang sudah berulang kali dikunjungi. Bahkan dalam satu tahun bisa dua atau tiga kali ke tempat yang sama.

Daerah yang paling banyak dikunjungi adalah Jakarta, Bandung, Yoqyakarta, Medan dan Bali. Hampir setiap tahun anggota DPRD berkunjung ke daerah-daerah tersebut. (ian)