ilustrasi. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Kota Batam hingga saat ini masih mengalami kekurangan tenaga medis yang akan ditempatkan di dua Puskesmas baru yakni Puskesmas Rempangcate, Kampungjabi dan beberapa puskesmas lainnya.

Iklan

“Kebutuhan kami mencapai 64 tenaga medis,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi, Jumat (15/9).

Ia menyebutkan 64 tenaga medis yang dibutuhkan diantaranya, 12 dokter umum, dua dikter gigi, bidan 17 orang, perawat 19 orang, tenaga labr dua orang, enam apoteker, dua perawat gigi, dan beberapa tenga ahli lainnya.

“Saat ini kebutuhan mendesak di dua puskesmas Jabi dan Rempangcate karena baru dioperasionalkan bulan lalu,” ujarnya.

Pihaknya juga telah mengajukan permintaan penambahan tenaga medis ini kepada instansi kepegawaian. “Alhamdulillah disetujui dan kemarin kita sudah buka penerimaan tenaga medis ini,” sebut pria penggemar Tanjak ini.

Didi mengungkapkan pembukaan lowongan tenaga medis ini diikuti sedikitnya 970 orang, jumlah yang cukup banyak padahal yang dibutuhkan hanya 64 orang tenaga medis.

“Peminatnya cukup banyak, semua akan kami seleksi terlebih dahulu,” tambah mantan direktur RSUD Tanjunguban, Kepri ini

Pelamar yang telah mendafatar harus melalui beberapa tahap sebelum dinyatakan lulus diantaranya, tahap seleksi administrasi, tes tertulis dan wawancara, dan psikotes.

Didi menyebutkan paling lambar mereka sudah aktif bekerja awal Oktober nanti. Karena saat ini dua puskesmas masih diisi tenaga medis dari puskesmas lain.

“Sekarang kita masih minjam dari puskesmas lain dulu, nah bulan depan semau sudah berjalan normal,” tutup pria yang berprofesi sebagai dokter kandungan ini. (cr17)