batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD P) Tahun 2017 sebesar Rp 3,49 triliun kepada Dewan melalui Rapat Paripurna penyampaian nota keuangan dan Ranperda Perubahan APBD tahun 2017 di ruang rapat utama kantor DPRD, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (15/9).

Menurut Gubernur RAPBD sebesar Rp 3,49 triliun yang diajukan ke DPRD sudah melalui proses pembahasan dan sudah disampaikan ke DPRD sebelumnya. Jika dibandingkan dengan APBD murni yang sebesar Rp 3,36 triliun maka angka tersebut lebih besar 4,03 persen atau selisih sebesar Rp 135 miliar.

“Kami berharap apa yang kami ajukan ini diterima dan segera dilakukan pembahasan oleh Dewan. Jumlah yang kita ajukan ini kita fokuskan untuk menggesa pembangunan fisik yang belum selesai,” kata Nurdin.

Nurdin juga berterimakasih kepada jajaran DPRD yang telah bekerjasama dengan baik sejauh ini guna mewujudkan pembangunan di Kepri.

Sementara itu Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dalam sambutannya berharap dengan peningkatanAPBD tahun ini bisa lebih menggairahkan kerja jajaran Pemerintah Provinsi Kepri, terutama membangun infrastruktur yang akan berefek pada peningkatan laju pertumbuhan ekonomi.

“Secara empiris analistik politik, OPD Pemprov Kepri belum memainkan perannya. Bagaimanapun juga pengelolaan APBD dan APBN ada ditangan Pemprov.Jika OPD lamban bergerak maka akan berdampak pada target-target RPJMD,” kata Jumaga.

Jumaga juga membahas lambannya pertumbuhan ekonomi Kepri yang hanya 1,52 persen di triwulan pertama. Sementara target pertumbuhan yang ditetapkan Pemprov sebesar 5,85 persen. Kesempatan ini Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Kepri TS Arif Fadillah dan sejumlah kepala OPD. (bni)

Advertisement
loading...