batampos.co.id – Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur (Wagub) Kepri dijadwalkan mengundang dua Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepri, Isdianto dan Agus Wibowo di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, hari ini, Senin (18/9). Masing-masing calon akan diberikan penjelasan terkait syarat-syarat yang belum mereka lengkapi.

“Sebenarnya jadwalnya adalah Jumat lalu. Akan tetapi, karena sesuatu hal baru dilakukan Senin (18/9) nanti,” ujar Ketua Panlih Cawagub, Hotman Hutapea menjawab pertanyaan Batam Pos, akhir pekan lalu.

Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, diundangnya kedua calon untuk memudahkan masing-masing kandidat dalam menyelesaikan syarat yang belum lengkap. Bahkan Panlih sudah membuat format surat pernyataan. Karena ada beberapa surat pernyataan yang harus diteken diatas materai.

“Ada banyak surat pernyataan yang harus dibuat. Tentu harus kita seragamkan formatnya,” papar Hotman.

Ditegaskannya, pihaknya memberikan kesempatan dan peluang yang sama kepada kedua calon. Masing-masing kandidat hanya punya dua kali kesempatan. Ketika dalam dua kali verifikasi dinyatakan tidak lengkap, maka Panlih akan mengembalikan nama yang tidak lengkap kepada Gubernur untuk diteruskan ke Partai pengusung Sani-Nurdin.

“Untuk melihat calon mana yang serius dan yang tidak serius. Kalau memang serius, mereka bisa memenuhi syarat yang sudah disepakati DPRD Kepri,” tutup Ketua Komisi II DPRD Kepri tersebut.

Adapun surat pernyataan yang harus diisi oleh para calon antara lain surat pernyataan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia Kepada Pancasila dan UUD 1945. Surat kesediaan untuk dicalonkan menjadi Wagub dan tidak akan mengundurkan diri sebagai calon wagub.

Selain itu, para calon juga harus membuat surat pernyataan belum pernah menjabat sebagai gubernur/wakil gubernur selama dua kali masa jabatan yang sama, belum pernah menjadi Gubernur bagi calon wakil Gubernur dan tidak sedang menjabat sebagai penjabat Gubernur, Bupati, atau Wali kota.

Panlih juga meminta surat tidak memiliki konflik kepentingan dengan Gubernur Petahana, yaitu sebagai suami/istri/bapak/ibu dan hubungan saudara lainnya. Dan yang terakhir surat pernyataan mengundurkan diri sebagai anggota DPR,DPD,DPRD, anggota TNI, kepolisian dan PNS sejak mendaftarkan diri sebagai calon.

“Semua butuh proses memang, tapi kita berharap masing-masing calon bisa melengkapi berkasnya pada deadline waktu yang diberikan,” papar politisi Partai Demokrat tersebut.

Agus Temui Gubernur

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Kepri, Agus Wibowo dikabarkan menjalin komunikasi politik dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun disela-sela kegiatan Safari Subuh Gubernur Kepri di Kijang, Bintan, Minggu (17/9). Gubernur Kepri membantah, tidak komunikasi politik saat pertemuan tersebut.

“Tidak komunikasi yang menjurus ke persoalan Cawagub. Hanya suliturahmi dalam kegiatan safari subuh,” ujar Gubernur, kemarin.

Menurut Gubernur, pembicaraan yang dilakukan terkait perkembangan pembangunan, perekonomian dan juga kesejahteraan masyarakat Kepri. Masih kata Gubernur, dalam kegiatannya itu juga hadir Walikota Tanjungpinang dan Bupati Bintan. Selain itu ada juga, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri.

“Saya juga tidak punya kapasitas untuk intervensi soal cawagub. Karena sekarang ini menjadi ranahnya Panlih DPRD Kepri,” tegaa Gubernur Nurdin. (jpg)

Advertisement
loading...