foto: suprizal tanjung / batampos

batampos.co.id – Dua bulan menjelang diresmikannya mal pelayanan publik yang rencananya akan dibuka Presiden RI Joko Widodo, Pemko Batam terus mengebut peyelesaian Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC).

Iklan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (PMPTSP) Kota Batam, Gustian Riau menyebutkan saat ini pengerjaan sudah masuk persiapan sistem yang menghubungkan 30 pelayanan yang nanti tersedia di gedung SPC.

“Sistem dalam pengerjaan, sedangkan perlengkapan sudah tersedia semua tinggal penataan,” kata Gustian usai menghadiri Upacara Hari Perhubungan Nasional di Dataran Engku Puteri, Senin (18/9).

Pelayanan satu pintu ini akan memangkas jangka waktu pengurusan yang sering dikeluhkan warga. Cukup mendatangi satu tempat semuanya selesai.

“Mereka cukup menyediakan berkas saja,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya bersama instansi terkait tengah menyusun waktu pengurusan berkas, termasuk standar pelayanan yang akan digunakan nanti. “Tentu waktu selesainya berkas itu sangat penting, kalau bisa dipercepat kenapa tidak,” ucap Gustian.

Dia menyebutkan 30 pelayanan tersebut diantaranya, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Samsat, BPN, Bea dan Cukai, BP Batam, REI , Persatuan Arsitek, Perpajakan, Perbankan, Pengurusan Tenaga Kerja, Imigrasi, Kependudukan, dan lainnya.

Mengingat waktu yang tersisa saat ini, pihaknya terus mengupayakan percepatan persiapan gedung.

“Saat ini kami kerja hingga malam demi selesainya mal pelayanan publik ini,” imbuhnya.

Walikota Batam,Muhammad Rudi targetkan penyelesaian berkas perizinan selesai dalam hitungan jam.

“Jangan main hari lagi, kalau bisa hitungan jam berkas siap. Pelayanan juga didukung dengan tiga bahasa sekaligus yakni Indonesia, Inggris dan Mandarin,” kata Rudi usai memimpin rapat koordinasi dengan instansi terkait.

Hasil rapat ini akan dilaporkan kepada Menteri Aparatur Negara Reformasi Birokrasi, bahwa Batam sudah siap menjalankan mal pelayanan publik.

“Alhamdulillah, semua instansi yang terlibat sudah setuju dan mendukung program ini,” tutup Rudi. (cr17)