Iklan

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir mengatakan pihaknya sudah meminta Pemprov Kepri untuk mengambil alih pengadaan bus sekolah, khususnya tingkat SMA dan SMK pada tahun 2018 mendatang. Ini dilakukan, karena jumlah bus sekolah sebanyak 43 unit yang kini telah beroperasi di Kabupaten Bintan, tidak mampu mengangkut seluruh siswa.

“Kita sudah sampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi, agar tahun 2018, mereka ikut andil dalam pengadaaan bus. Minimal 50 persen dari jumlah saat ini. Sebab hampir 60 persen dari total keseluruhan siswa yang menikmati fasilitas bus sekolah adalah siswa SMA dan SMK,” jelas Tamsir, Senin (18/9).

Menurutnya, permintaan yang diajukan tersebut, tentunya sesuai dengan kewenangan yang kini sudah beralih ke Provinsi. Khususnya untuk sekolah tingkat SMA dan juga SMK.

“Alhamdullilah, provinsi setuju dengan apa yang sudah kita sampaikan. Mereka mau untuk membantu dalam pengadaan bus, tapi jumlah belum bisa dipastikan. Namun, sudah dimasukkan dalam rancangan kerja untuk tahun mendatang,” terangnya.

Tamsir menjelaskan hingga saat ini bus sekolah yang sudah beroperasi masih belum sepenuhnya bisa memenuhi kebutuhan seluruh siswa di Bintan. Meskipun sudah ada penambahan bus sebanyak 5 unit yang dipinjam dari tiga kecamatan, namun tetap saja belum bisa memenuhi kebutuhan.

“Yang jelas kebutuhan bus sekolah masih minim saat ini. Apalagi, kita sudah memberlakukan pengurangan untuk kapasitas, sesuai dengan muatan bus yang hanya mampu menampung 35 sampai 40 siswa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya bantuan Pemprov untuk penambahan bus sekolah, tentunya beban APBD Bintan akan berkurang. Sisa anggaran yang seharusnya digunakan untuk pengadaan bus sekolah sebanyak 50 persen, saat ini bisa dipergunakan untuk kebutuhan sekolah lainnya.

“Bantuan dari Provinsi, ini nantinya sangat meringankan beban kita. Karena kondisi APBD yang lagi defisit. Mudah-mudahan ini bisa terealisasi. Jadi sisa anggaran bisa kita manfaatkan untuk penambahan fasilitas lain yang dibutuhkan,” imbuhnya. (cr20)