batampos.co.id – Dinas Pendidikan Kota Batam menilai pembangunan ruang kelas baru (RKB) di tahun 2018 jauh lebih penting dari pada pengadaan komputer. Sebab jumlah kuota siswa yang ikut Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) setiap tahunnya selalu membludak.

Kepala Disdik Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan setiap tahun selalu terjadi permasalahaan yang sama atas RKB. Bahkan tak jarang Disdik jadi bulan-bulanan karena tak juga bisa mengatasi permasalahan tersebut.

“Karena itu, saya sudah minta izin pak Wali untuk lebih memprioritaskan bangunan fisik. Agar tak jadi bulan-bulanan lagi,” kata Muslim di Batamcenter, Rabu (20/9).

Karena lebih penting, makanya Disdik meminta agar anggaran pengadaan komputer dialihkan ke bangunan fisik. Pengalihan itu bukan berarti komputer tidak penting, namun bisa ditunda untuk tahun berikutnya karena ada yang lebih prioritas.

“Kita bukan meniadakan, tapi menunda untuk tahun berikutnya. Bangunan fisik sangatlah penting agar permasalahan yang sama (RKB) tak terus terjadi,” terang Muslim.

Menurut dia, rencana pengadaan komputer diajukan saat ujian nasional berbasis komputer (UNBK) beberapa waktu lalu. Sebab hanya ada dua dari enam sekolah yang tidak menumpang yakni SMP N 26 dan SMP N 6 Batam untuk pelaksanaan UNBK. Hal itu kemudian disampaikan dalam rapat dengan pendapat (RDP) bersama komisi IV DPRD Batam

“Ada enam sekolah UNBK, tapi hanya dua yang tidak numpang. Itu kita sampaikan ke dewan. Mereka pun menyarankan agar adanya pengadaan komputer. Jadi rencana itu sebenarnya atas saran bersama,” imbuh Muslim.

Dilanjutkan Muslim, rencana untuk pengadaan komputer itu pun langsung dianggarkan. Namun, saat PPDB beberapa waktu lalu, pihaknya melihat ada yang jauh lebih penting. Pihaknya menilai RKB lebih penting dari pengadaan komputer.

“Permasalahaan itu dimulai saat PPDB, ternyata RKB lebih penting. Apalagi adanya ‘take over’ sekolah dari propinsi ke Kota lagi. Sehingga bangunan RKB harus kita lakukan sebanyak-banyaknya,” beber Muslim.

Sementara Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga mengatakan bangunan fisik lebih penting dari pengadaan komputer. Hal itu karena terus membludaknya jumlah siswa yang masuk negeri setiap tahunnya.

“Karena permasalahaan yang itu-itu saja, maka bangunan fisik harus diutamakan. Agar semuanya bisa tertampung,” ujar Rudi. (she)

Advertisement
loading...