batampos.co.id – Bantuan mesin (genset) pembangkit listrik dengan kapasitas 1 MW dari pemerintah pusat sudah tiba di Kecamatan Jemaja. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program nawacita presiden RI ke-7 Joko Widodo. Mesin tersebut sudah mulai dipasang dan kemungkinan pada hari ini Jumat (22/9) terselesaikan sehingga listrik akan kembali normal.

Selama pemasangan genset yang baru, PLN Letung melakukan pemadaman bergilir selama kurang lebih tiga minggu. Selain karena proses pemasangan genset baru, ada juga perbaikan jaringan karena genset lama ada yang rusak. Selain itu juga ada perbaikan jaringan.

“Benar sekali pemadaman bergilir dilakukan hampir 3 minggu karena jaringan kabel rusak ditimpa pohon dan pembangkit yang lama juga rusak,” ungkap Kepala Sub Rayon PLN Letung Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas Agustian, kepada wartawan Kamis (21/9).

Ia menjelaskan, jaringan yang rusak tersebut terjadi di jalan Padang Melang Desa Batu Barapit akibat pohon kelapa di sekitar lokasi ada yang tumbang. Ia tidak heran dengan kejadian seperti itu, sebab hampir di sepanjang jalan masih banyak pohon-pohon milik warga yang menjulang tinggi. Tak jarang terjadi pohon tumbang jika angin kencang datang.

Kata Agus, saat ini pihaknya sedang fokus mengerjakan pemasangan kabel di pembangkit yang baru agar bisa segera difungsikan. Dengan kapasitas 1 MW, dia yakin dapat memenuhi kebutuhan listrik bagi 2.000 pelanggan di kedua Kecamatan.

“Besok (hari ini, red) akan dilakukan uji coba menggunakan mesin pembangkit yang baru, tapi secara bertahap. Saya yakin mesin tersebut bisa memenuhi kebutuhan listrik di Jemaja dan Jemaja Timur,” jelasnya.

Tambahnya lagi, jumlah genset yang tersedia saat ini ada 6 mesin lama, ditambah dua unit mesin yang baru, artinya ada 8 unit mesin. “Total mesin ada 8 unit termasuk yang baru, namun yang bisa difungsikan hanya 3 unit saja,” ujarnya.

Di Letung saat ini ada 800 pelanggan pasca bayar dan 1.200 pelanggan prabayar. (sya)

Respon Anda?

komentar