Bupati Bintan, Apri Sujadi menyerahkan sejumlah bantuan berupa Insentif untuk guru ngaji, Imam dan Penjaga Mesjid, Mubaligh/Mubalighah, serta Petugas Fardu Kifayah, di sela-sela acara peringatan tahun baru Islam 1439 H tingkat Kabupaten Bintan, di Mesjid Besar Nurul Iman, Kijang, Rabu (20/9). F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi, mengajak umat Islam untuk mengaktualisasikan semangat pergantian Tahun Baru Hijriyah 1439, dengan meningkatkan nilai keagamaan, serta menjaga kerukunan antarsesama.

Iklan

Dirinya mengatakan bahwa pengalaman hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai dasar penetapan Tahun Baru Hijriyah, merupakan tonggak sejarah yang telah mengubah peta baru dalam sejarah Islam dan sejarah peradaban umat manusia di muka bumi ini dan merenungi peristiwa tersebut banyak mengandung hikmah yang besar bagi kehidupan umat Islam.

“Salah satu fenomena yang harus kita singkirkan adalah terjadinya kerusakan moral dan akhlak yang menggoyahkan sendi-sendi kehidupan kita sebagai bangsa yang beradab dan beragama. Mari kita mensyukuri nikmat yang Allah SWT berikan dan juga mari kita jaga kerukunan bersama dan memulai menegakkan syiar-syiar agama,” terang Apri saat melaksanakan Peringatan Tahun Baru Islam 1439 H tingkat Kabupaten Bintan, di Mesjid Besar Nurul Iman, Kijang, Rabu (20/9).

Apri menuturkan tahun ini Pemkab Bintan, juga menggalakkan program rumah Tahfiz. Dirinya berharap hal tersebut, dapat dijadikan semangat baru, bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bintan, agar dapat bersama-sama dengan Pemkab Bintan, bisa mewujudkan generasi yang Qurani.

Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim, dalam tausiyahnya mengatakan bahwa Hijrah mengharuskan kita bangkit bersama menuju peradaban bangsa yang berkemajuan, berkeadilan, berkesejahteraan, dan berkeadaban.

Menurutnya spirit hijrah adalah semangat perubahan dan perbaikan tanpa henti menuju peningkatan kualitas iman, ilmu, dan takwa, ketakwaan personal serta sekaligus ketakwaan sosial. Hijrah mental spiritual menghendaki kita meninggalkan mindset dan budaya lama yang merugikan bangsa.

“Hijrahnya kita dari mental jahiliah ke mental islami, menjadi sesuatu yang penting saat ini,” ucap pria yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Karimiyah Desa Braji, Jawa Timur, ini.

Kemeriahan Menyambut Tahun Baru Islam 1439 H , juga di isi dengan lantunan marawis lagu-lagu islami di halaman mesjid.

Selain itu, dalam acara ini Bupati Bintan, turut menyerahkan sejumlah bantuan berupa Insentif untuk guru ngaji, Imam dan Penjaga Mesjid, Mubaligh/Mubalighah, serta Petugas Fardu Kifayah. Diikuti juga dengan Penyerahan Dana Operasional RT/RW , LPM dan BPD di Triwulan III.

Peringatan Tahun Baru Islam, ini juga turut dihadiri sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Bintan, Anggota DPRD Kabupaten Bintan, Kepala OPD Kabupaten Bintan, serta tokoh masyarakat sekitar. (cr20)