seorang wanita menunjukkan e-KTP. Foto: jpnn

batampos.co.id – Sedikitnya 2.275 warga Kecamatan Kundur masih mengantri untuk mendapatkan e-KTP. Bahkan sudah ada yang dua tahun mengurus, namun sampai kini belum juga selesai. Menumpuknya berkas pengantar e-KTP disebabkan tidak adanya blangko sehingga banyak warga belum memiliki e-KTP.

Menumpuknya usulan e-KTP dibenarkan Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) Kecamatan Kundur Syarifah Yohana. Menurutnya, berdasarkan data Juni 2017 ada 1.150 pemohon yang e-KTPnya belum dicetak. Bahkan pada tahun 2016 lalu masih ada 1.125 berkas e-KTP yang juga belum dicetak. Hal ini disebabkan belum adanya blangko e-KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

“Setiap hari warga berdatangan menanyakan e-KTP yang mereka urus, namun apa yang bisa kami perbuat e-KTP belum juga terbit,” keluh Yohana, Jumat (22/9).

Saat ini prioritas diberikan untuk pengurusan e-KTP pemula, sementara untuk penggantian e-KTP yang rusak maupun hilang belum bisa. Diakuinya, surat pengantar e-KTP sudah ada yang terbit namun jumlahnya cukup kecil. Dari Maret hingga Juni 2017 hanya 113 lembar surat pengantar yang diterbitkan, dari 1.150 berkas yang masuk. (ims)

Respon Anda?

komentar