Iklan

batampos.co.id – Provinsi Kepri memperingati hari jadinya yang ke-15 dengan upacara di halaman kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (25/9). Dalam sambutannya Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, mengajak semua elemen masyarakat bersatu membangun provinsi ini. Sebab, tantangan Kepri ke depan akan semakin berat.

Iklan

“Hilangkanlah sikap iri dan saling sikut. Saatnya kita bahu-membahu membuat provinsi ini semakin maju,” kata Nurdin Basirun.

Di antara tantangan itu, kata Nurdin, adalah pembangunan ekonomi yang dalam beberapa tahun terakhir tercatat menurun. Karenanya, ia mendorong seluruh wali kota dan bupati fokus mengembangkan wilayah masing-masing sesuai dengan potensi di setiap daerah.

Kemajuan zaman, di satu sisi, juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Sebab di era keterbukaan publik dan modernitas saat ini, tuntutan masyarakat akan kinerja aparat pemerintah juga kian tinggi. Karenanya, Nurdin mengajak seluruh jajarannya fokus melakukan pemerataan pembangunan di sluruh wilayah.

“Tentu tujuannya tetap satu, kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kata Nurdin, pembangunan di Kepri fokus pada infrastruktur dasar, peningkatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan sistem kelola pemerintahan yang makin baik. Pemerintah juga terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, tepat guna, dan tepat sasaran.

Sisi keamanan juga menjadi tantangan Kepri. Posisi Kepri yang berbatasan dengan sejumlah negara memang menguntungkan. Namun di satu sisi, posisi ini kerap mendatangkan potensi kerawanan tersendiri.

Dalam kesempatan itu, Nurdin juga menyinggung era digital yang bisa menjadi tantangan baru bagi generasi muda. Serta gaya hidup generasi muda yang mudah terjerumus dalam jeratan narkotika dan kehidupan negatif lainnya.

“Kita harus bentengi dengan agama. Sehingga Kepri menjadi daerah yang beriman dan bertaqwa dan sesuai dengan ideologi negara, Pancasila,” katanya.

Namun di balik semua tantangan itu, Nurdin menyebut sejumlah prestasi gemilang yang ditorehkan Kepri. Dalam berbagai catatan pusat, banyak kemajuan dan peningkatan yang diraih provinsi ini.

Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM), misalnya, Kepri berada pada posisi empat nasional dan peringkat satu di Sumatera. Meski begitu, Nurdin terus mengajak semua pihak meningkatkan prestasi tersebut agar lebih baik lagi.

Caranya, menurut Nurdin, dengan terus meningkatkan layanan pendidikan dan kesehatan. Untuk pengelolaan SLTA yang kini sudah menjadi tanggung jawab pihak provinsi, Nurdin selalu menegaskan semuanya harus semakin baik ke depannya.

“Supaya generasi muda Kepri bisa bersaing dimana saja dan dalam level apa saja. Karena, posisi Kepri yang strategis, kita juga bersaing dengan negara tetangga,” kata Nurdin. (jpg)