ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan menginventarisir kebutuhan tenaga medis dan obat-obatan sebelum dibukanya poli malam pada empat puskesmas, yakni puskesmas Mentigi Tanjunguban, puskesmas Teluk Sasah, Seri Kuala Lobam, puskesmas Kawal dan puskesmas Kijang.

“Total tenaga medis yang dibutuhkan untuk empat puskesmas sebanyak 39 orang,” ungkap Kadin Kesehatan Bintan dr Gama melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinkes Bintan, Syafriman, Selasa (26/9) kemarin.

Ia merincikan, 39 orang tenaga medis yang dibutuhkan itu yakni untuk 8 orang perawat, 4 bidan, 4 analis labor, 8 administrasi, 4 apoteker dan 11 dokter. Sejauh ini, pihaknya masih menghitung kebutuhan tenaga medis di masing-masing puskesmas.

“Apakah perlu tenaga baru atau puskesmas yang kelebihan tenaga yang didistribusikan ke puskesmas yang kurang tenaganya. Tapi, jika tidak maka harus dibuka penerimaan pegawai honorer tenaga medis baru,” katanya.

Sementara, untuk ketersediaan obat-obatan, dikatakannya, cukup. Tak ada pengalokasian anggaran ketersediaan obat-obatan untuk empat poli baru ini. “Obat cukup,” tegasnya.

Secara praktiknya di lapangan, ia menuturkan, sebenarnya beberapa puskesmas sudah melakukan pelayanan hingga malam, seperti puskesmas Mentigi, Tanjunguban dan Kawal. Hanya, saat ini, malamnya belum ada tenaga apoteker dan labor. Makanya, ke depan ini dibuka poli malam, yang ada tenaga medis seperti apoteker, labor dan lainnya.

Sementara itu, Kadinkes Bintan dr Gamma mengatakan, pihaknya segera menerapkan sistem informasi kesehatan e puskesmas. Tujuannya, memudahkan masyarakat dilayani, khususnya pemegang BPJS. “Ada 4 puskesmas yang sudah diterapkan sistem ini.Sesuai arahan dari Pak Bupati, dua puskesmas dalam waktu dekat akan menyusul yakni puskesmas Telok Sebong dan Sei Lekop,” katanya.

Layanan ini akan terintegrasi secara online dengan BPJS Kesehatan melalui aplikasi e puskesmas. Dalam penggunaannya juga mudah. Masyarakat hanya mendownload aplikasi infokes mobile apss di google playstore, yang menggunakan handphone android.

“Ada aplikasi yang bisa dilihat, mulai dari pendaftaran, cek nomor BPJS sampai dengan cek
antrian. “PT Telkom Indonesia telah memberikan pengharhaan kepada Pemkab Bintan, karena mendahulukan menggunakan sistem e puskesmas di Kepri,” tukasnya. (cr21)

Respon Anda?

komentar