Iklan
Gubernur Kepri Nurdin Basirun memberikan pengarahan kepada siswa terhadap bahaya narkoba waktu lalu. F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak masyarakat berperan aktif mencegah peredaran dan pengguna narkoba di Kepulauan Riau. Aparat keamanan di Kepri, sudah berupaya optimal mencegah masukkan bahan-bahan dasar untuk narkoba. Juga masuknya narkoba dari berbagai pelabuhan rakyat di wilayah ini.

Iklan

“Aparat keamanan melakukan perannya, masyarakat juga dengan peran di lingkungan sendiri harus aktif mencegah dan memerangi narkoba,” kata Nurdin, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (26/9) pagi.

Nurdin tampak risau dengan cara bandar dan pengedar memangsa korban narkoba mereka. Seperti di Karimun, korbannya hingga ke para pelajar. Karena itu Nurdin meminta semua kalangan untuk peduli dengan bahaya zat perusak generasi bangsa ini. Untuk para pelajar, jangan hanya diserahkan kepada guru, orang tua juga harus ikut aktif dan peduli dengan persoalan ini. Demikian juga dengan masyarakat sekitar.

“Kalau semua bersama-sama memeranginya, kita harap narkoba sudah tidak ada lagi di Kepri,” kata Nurdin.

Di lingkungan pemerintahan pun, Nurdin selalu menegaskan hal itu. Malah, untuk tahun ini, sudah dua kali dilakukan tes urine mendadak untuk para pegawai. Karena, Nurdin ingin pegawai di lingkungan Pemprov Kepri harus bebas narkoba.

Nurdin paham pasokkan narkoba ke negeri ini seperti perang yang tidak tampak. Para produsen narkoba ingin merusak generasi Kepri dengan zat ini. Malah, kata Nurdin, ada saja narkoba jenis baru yang diproduksi untuk mencelakakan masyarakat.

Dengan memunculkan jenis-jenis baru, mereka berupaya memasok kepada berbagai kalangan, mulai dari para pelajar hingga orang dewasa. Nurdin takut perubahan-perubahan yang dilakukan bandar narkoba bisa membuat rusak, terutama kalangan anak-anak.

Gubernur berterima kasih atas peran aktif aparat keamanan dalam mencegah dan memerangi narkoba. Apalagi Kepri berada di perbatasan. Masih ada juga pelabuhan-pelabuhan tikus untuk memasoknya. Malah, Kepri dijadikan tempat transit untuk di edarkan ke wilayah lainnya di Indonesia. Ini terbukti dari beberapa kali penangkapan yang dilakukan aparat keamanan.

“Terima kasih kepada aparat keamanannnya yang sangat aktif dalam memerangi dan mencegah narkoba semakin banyak beredar di Kepri. Kita semua harus bersama-sama memeranginya,” kata Nurdin.

Dalam berbagai kesempatan ke sekolah-sekolah, termasuk bertemu anak-anak pulau di lapangan, Nurdin selalu menyampaikan pesan bahaya narkoba. Aktif kegiatan keagamaan dan olah raga, menurut Nurdin menjadi salah satu upaya agar para pelajar tidak terlibat dengan narkoba. Termasuk juga aktif di kegiatan Gerakan Pramuka. “Katakan tidak pada narkoba. Kalian generasi pemiliki negeri ini, jangan rusak diri dengan narkoba,” kata Nurdin. (bni)