batampos.co.id – Agung Toyota selaku diler resmi mobil Toyota Batam mencatat penjualan market share year to year (yoy) dibandingkan dari tahun 2016 Januari -Agustus dengan tahun 2017 Januari-Agustus terjadi menurun sekitar 20 persen.

Sales Supervisor Agung Toyota Muhajir mengatakan market share dibanding year to year tahun 2016 Januari -Agustus sekitar 6.105 unit, dengan estimasi perbulan 774 unit. Sedangkan Januari-Agustus 2017 tercatat angkanya 4.956 unit atau dengan estimasi perbulan 620 unit.

“Artinya dibandingkan tahun lalu, penjualan kami turun sebesar 20 persen,” kata Muhajir.

Sedangkan market share tahun 2015 Januari- Agustsus sekitar 7.581 unit, atau perbulan hanya 948 unit. Sehingga terjadi penurunan dari 2015 ke 2016 sekitar 18,3 persen. Sementara itu bila dibandingkan dengan tahun 2014 dengan bulan yang sama tercatat 8.635 unit atau 1.709 unit perbulan.

“Tahun 2014 ke 2015 turun sebanyak 12,2 persen. Artinya sejak 2014 setiap tahun terjadi penurunan, bukan membaik,” tegasnya.

Muhajir melihat, dibandingkan dengan empat atau tiga tahun lalu, daya beli masyarakat tetap tinggi. Dimana uang muka yang dibayarkan sebesar 30 persen bisa dicicil dengan tenor waktu tiga tahun saja. Sedangkan dua tahun belakang ini konsumen hanya mampu membeli dengan uang muka minim yakni 20 persen untuk perusahaan, dan 15 persen untuk perorangan dengan waktu cicil lebih panjang lima hingga tujuh tahun.

“Daya beli masyarakat berkurang, melihat dari kemampuan cara bayar dan waktu cicilan yang lebih panjang yang mereka inginkan,” terangnya.

Muhajir berharap dengan melihat kondisi ekonomi Batam yang terus menurun ini, agar pemerintahan kota Batam bisa mengatur kebijakan dan mengakamodir semua kebutuhan dari pengusaha.

“Arah kebijakan yang ditetapkan harus jelas, kalau arah sudah jelas kemungkinan perekonomian akan meningkat. Tentunya dengan sinergi antara BP Batam dan Pemko agar bisa menarik investor ke Batam,” sebutnya. (cr12)

 

 

Respon Anda?

komentar