Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menerima program tanggungjawab sosial tahun 2016 di Desa Mekar Jaya dari SKK migas wilayah Sumbagut

batampos.co.id – SKK Migas wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) bersama PT Medco E & P dan PT Premier Oil menyerahkan program Tanggung Jawab Sosial (TJS) tahun 2016 kepada pemerintah Kabupaten Natuna di Desa Mekar Jaya Kecamatan Bunguran Barat. Rabu (27/9).

Iklan

Penyerahan program tanggung jawab sosial diterima oleh Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti kepala urusan administrasi dan keuangan SKK Migas perwakilan Sumbagut Supriyono ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima TJS, antara pihak PT Medco E & P dan PT Premier Oil.

Program TJS yang diserahterimakan kepada Pemerintah daerah adalah pembangunan pelantar rakyat Kampung Sebuton Desa Mekar Jaya Kecamatan Bunguran Barat. Serta pembangunan fasilitas Joging track di Pantai Kencana Kelurahan Ranai Kecamatan Bunguran Timur, pemasangan 15 titik penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) yang tersebar dibeberapa kecamatan dan penggantian battray PJUTS di Pantai Kencana sebanyak 25 unit.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, seluruh program TJS SKK Migas tahun 2016 sudah selesai dikerjakan. Diharapkan kepada pemerintah Desa dan masyarakat setempat agar dapat memelihara dan memanfaatkan aset TJS dengan baik.

“Kita semua harus berterimakasih kepada PT. Medco, Premier Oil dan SKK Migas atas kepeduliannya kepada masyarakat Natuna. Apa yang telah diberikan ini bisa dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” kata Ngesti.

Kepala urusan administrasi dan keuangan SKK Migas perwakilan sumbagut Supriyono mengatakan, program tanggung jawab sosial merupakan kewajiban perusahaan-perusahaan migas yang beroprasi di Natuna. Sasarannya diperuntukkan dalam kepentingan umum. Dan diharapkan dijaga untuk dapat terus dimanfaatkan ke depannya.

“Mudah-mudahan dengan program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Di Sebuton ini kami memberikan perhatian penuh, karena masih dusun yang tertinggal dan akses jalannya juga masih sulit,” singkatnya.(arn)