Pembangunan Citra Aerolink Batam yang dikembangkan Ciputra Group, di kawasan industri terpadu Kabil. Foto istimewa

batampos.co.id – Citra Aerolink Batam merupakan kawasan yang terintegrasi dengan kawasan pergudangan, kompleks komersil dan apartemen yang dikembangkan pengembang nasional ternama Ciputra Group yang bekerjasama dengan pengembang dari Kabil Industrial Estate, Citramas Group.

Koordinator divisi promosi Citra Aerolink, Muhammad Andika mengatakan, berlokasi sangat strategis di dalam kawasan Kabil Integrated Industrial Estate, proyek ini mendapatkan keistimewaan sebagai obyek vital nasional serta fasilitas KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi).

“Menjadikan kawasan tersebut terjaga keamanannya dan mendapatkan kemudahan di dalam pengurusan perizinan, yang tidak diberikan kepada kawasan industri biasa,” ujar Andika, Kamis (28/9).

Beberapa fasilitas dan pengembangan pendukung penting di sekitar Citra Aerolink juga menambah nilai properti dari proyek ini seperti Citra Nusa Seaport, sebuah pelabuhan cargo yang terletak tepat dibelakang proyek yang mampu melayani cargo skala besar.

Lokasi proyek Citra Aerolink juga dekat dengan pengembangan kawasan MRO pesawat terbang (Maintenance, Repairing and Overhaul Operation) di kawasan Bandara Hang Nadim Batam, hanya berjarak 5 menit dari lokasi. “10 menit dari lokasi terdapat juga Nongsa Digital Park yang merupakan sentra pengembangan usaha digital skala internasional yang akan dikembangkan di Batam,” terangnya.

Ia menambahkan, pelabuhan ferry nasional Punggur & internasional Nongsapura juga terletak dalam radius 10 kilometer dari proyek ini. Tidak heran dengan kelebihan seperti itu Citra Aerolink memposisiskan diri sebagai pusat pengembangan Aeromarinetropolis Development.

Sebagai bukti komitmen Citra Aerolink, di pertengahan tahun ini (2017) pembangunan tahap pertama area pergudangan Citra Aerolink mulai dikerjakan. “Sekarang sudah masuk tahap pemancangan sejak awal September lalu. Dijadwalkan, serah terima unit di pertengahan 2018,” papar Andika.

Gudang di Citra Aerolink saat ini memiliki 3 pilihan ukuran yakni, tipe Bonze dengan luas 300 meter persegi, tipe Silver dengan luas 360 meter persegi, dan tipe Platinum dengan luas 504 meter persegi. Gudang multiguna ini memiliki 2 lantai, dimana bagian depan dari bangunan digunakan sebagai kantor sedangkan bagian belakang yang memiliki ceiling height sampai 8 meter dapat digunakan sebagai area kerja dan penyimpanan barang.

Pihaknya mengklain, salah satu keunikan utama dari proyek Citra Aerolink adalah penerapan konsep Eco Culture yang merupakan motto dari proyek-proyek pengembangan Ciputra Group, yang dapat dilihat dari penerapan konsep Green Building.

“Dari fasad bangunan, terdapat green wall yang jarang kita temui pada proyek lain. Selain itu konsep green building diterapkan pada pencahayaan skylight untuk area kerja dan juga sistem ventilasi silang untuk menjamin sirkulasi udara yang baik,” jelasnya.

Konsep smart industry telah dapat diterapkan di proyek ini, yang akan dilengkapi dengan sambungan fiber optic. Pemilik dapat memantau lingkungan dan juga bangunan dari Citra Aerolink melalui gadget.

Nantinya pengelolaan kawasan Citra Aerolink akan dikelola secara professional dan menerapkan Integrated loading-unloading and parking system, yaitu setiap kendaraan container yang masuk untuk bongkar muat akan di atur agar tidak terjadi bongkar muat didepan unit gudang.

“Melainkan harus melakukan bongkar muat di dalam unit gudangnya agar tidak mengganggu lalu lintas dari kendaraan lain serta menjaga estetika kawasan agar tetap terlihat rapi,” tutup Andika.

Informasi lengkap, kunjungi komplek Citra Nusa Niaga blok A1 nomor 9-11 jalan Hang Kesturi, Kabil. (nji)

 

Advertisement
loading...