Seorang peserta KB jangka pendek berkonsultasi dengan petugas kesehatan sebelum mengikuti peserta KB jangka panjang atau ber KB IUD atau implant saat pencanangan kampung KB di Kampung Tanah Merah Desa Penaga Kecamatan Teluk Bintan, Kamis (28/9) kemarin. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Warga Kampung Tanah Merah Desa Penaga Kecamatan Teluk Bintan berbondong-bondong menjadi peserta Keluarga Berencana (KB). Ini terlihat saat pencanangan kampung tersebut menjadi Kampung KB, oleh Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Bintan, Kamis (28/9) kemarin.

Kartini mengatakan peserta keluarga berencana di Kampung Tanah Merah bertambah menjadi 90 orang setelah 17 orang mendaftarkan diri menjadi peserta KB, saat pencanangan kampung KB. 17 orang itu, terdiri dari 15 orang yang KB implant (susuk) dan 2 orang intrauterine device (iud)/spiral.

Di kampung yang memiliki kepala keluarga sebanyak 182 orang, dengan 128 pasangan subur, dikatakannya, kepesertaan meningkat menjadi 70 persen dari sebelumnya 57 persen. Tercatat 71 orang warga Tanah Merah ber KB jangka pendek yakni mengonsumsi pil, suntik dan kondom, sedangkan jangka panjang sebanyak 19 orang memakai implant atau spiral. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat beralih ke program KB
jangka panjang.

Sementara itu, Camat Teluk Bintan Assun Ani berharap semakin banyak warga yang mengikuti program KB. Fatimah salah satu peserta KB IUD mengatakan, awalnya takut gemuk. Tapi setelah petugas memberikan penjelasan, dirinya mau beralih dari KB jangka pendek ke jangka panjang. “Dulu takut gemuk dan tidak disayang suami lagi, tapi setelah diyakinkan petugas, IUD aman dan tidak mengurangi cantik,” katanya. (cr21)

Respon Anda?

komentar