batampos.co.id – Pemkab Bintan, terus menggesa pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ditargetkan sebanyak 150 titik, di sepanjang jalan Lintas Barat, hingga akhir Desember, 2017.  Sebab penerangan jalan sangat dibutuhkan pada malam hari.

“Pemerintah daerah sangat serius dan akan fokus untuk menyelesaikan masalah penerangan ini. Dimana pengadaan PJU ini sudah dianggarkan langsung pada APBD-P tahun ini, dengan mengejar deadline dua bulan lebih pengerjaannya,” jelas Kabid Perkim, Bayu Wicaksono, Kamis (28/9).
Ia mengatakan PJU ini nantinya, akan dipasangkan langsung seperangkat dengan tiang dan lampunya, dengan memakai jaringan  tegangan rendah PLN.
“Sistemnya pakai  KWH meter. Jadi berapa yang dipakai itu yang akan dibayar setiap bulannya,” ungkapnya.
Bayu menuturkan, dari anggaran keseluruhan sebesar Rp 3 Miliar, tersebut sudah termasuk di dalamnya pembiayaan pemasangan CCTV , dengan kerjasama smart city menggunakan provider telkom.
“Jumlah Cctv nya kita belum bisa pastikan, karena perlu dilakukan penghitungan ulang kembali dengan pihak Telkom. Namun, pastinya kedepan perawatan PJU ini akan dikontrol melalui rekaman Cctv, sehingga kita bisa tahu mana yang masih aktif dan mana yang sudah mati,” sebutnya.
PJU ini lanjutnya akan dipasangkan di sepanjang lintas Barat, dengan jarak minimal 150 hingga 200 meter, sampai batas depan RSUD Tanjunguban.
“Untuk pengerjaan awal, dimulai dari menyiapkan pondasi, serta pengadaan tiang dan lampu serta kabel selama satu bulan. Terus dilanjutkan lagi dengan pemasangan tiang lampu, kabel dan lainnya selama satu bulan. Untuk itu, ini terus akan kita kebut pengerjaannya,” terangnya.
Ia berharap dengan adanya pengadaan PJU ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Bintan, dalam hal penerangan jalan.
“Mudah-mudahan dengan penerangan jalan Lintas Barat ini, dapat mengurangi tingkat kecelakaan, serta kerawanan kejahatan yang kerap terjadi,” imbuhnya. (cr20)
Advertisement
loading...