Iklan

batampos.co.id – Salah satu tempat hiburan malam yang telah lama berdiri di Tanjungbalai Karimun, Diskotek Bravo akhirnya tutup. Salah satu penyebab, karena besarnya biaya operasional yang harus dibayarkan setiap bulan tidak seimbang dengan pendapatan.

Iklan

”Sebenarnya, kita sudah tidak lagi beroperasi sejak Rabu (27/9) malam. Namun, secara resmi baru tadi siang (kemarin, red) manajemen kita memberikan surat resmi ke pemerintah daerah yang menyatakan bahwa kita tidak lagi beroperasi secara permanen. Salah satu penyebabnya, pengunjung sepi dan tidak seimbang dengan biaya yang dikeluarkan setiap bulannya,” ujar Manajer Operasional Diskotek Bravo, Eka kepada Batam Pos, Jumat (29/9).

Dikatakannya, kondisi diskotek yang sepi bukan baru dalam beberapa bulan ini terjadi, tapi, sudah sejak setahun lalu kondisinya tidak berubah. Meski mencoba bertahan, akhirnya manajemen tidak sanggup lagi untuk meneruskan operasional. Sehingga, kesimpulannya harus tutup. Bukan tutup sementara, tapi tutup total untuk selamanya. Karena, kalau tutup sementara karyawan harus dibayar gajinya setiap bulan.

”Pada tahun lalu, rencana untuk tutup sudah ada, karena kondisi yang tidak memungkinkan lagi. Tapi, ketika itu dari top manajemen masih memikirkan nasib para karyawan. Artinya, kalau berhenti mau kerja dimana. Sedangkan, lapangan kerja terbatas. Akhirnya, pada tahun lalu sepakat tidak jadi tutup. Namun, karena tahun ini kondisi pengunjung masih tetap sepi, manajemen terpkasa harus tutup,” jelasnya. (san)