batampos.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur  mengatakan Kepri, merupakan salah satu provinsi yang memiliki tiga Institut Negeri yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan menjadi universitas yang memiliki standar Internasional.

Diantaranya, Universitas Maritim Raja Haji Ali, di Tanjungpinang, Politeknik Batam, serta Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, di Kabupaten Bintan.

“Tiga Institut Negeri yang berada di satu provinsi itu tidak banyak terjadi di Indonesia. Salah satunya ya di Kepri. Tentunya ini merupakan potensi besar yang harus terus dikembangkan,” ungkap Asman usai memberikan kuliah umum bagi ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepri, di Bintan, Jumat (29/9).

Untuk itu, dirinya meminta agar pemerintah daerah bisa ikut mendukung sepenuhnya terhadap kemajuan pendidikan di Provinsi Kepri.

“Saya sudah sampaikan kepada Gubernur Kepri, dan Wakil Bupati Bintan, untuk ke depannya bisa saling bekerjasama dan lebih memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan utama untuk mendukung proses belajar mahasiswa tersebut, sehingga dapat mendorong kemajuan pendidikan di Kepri, kedepannya menjadi lebih baik,” jelasnya.

Menurutnya, apabila tingkat pendidikan di Kepri, bisa berkembang menjadi besar, tentunya juga akan menguntungkan bagi generasi muda lokal. Pasalnya tidak perlu harus jauh-jauh untuk bisa sekolah, karena di Provinsi Kepri, sudah ada tiga Institut Negeri yang dapat diandalkan dan memiliki standart Internasional.

“Saya punya komitmen yang tinggi terhadap Kepri. Apalagi saya dibesarkan disini (Bintan, red). Mudah-mudahan nantinya, dengan peningkatan pendidikan ini budak-budak Kepri, tidak perlu lagi jauh-jauh untuk bisa menimbah ilmu. Bahkan nantinya orang luar juga bisa sekolah disini,” tuturnya.

“Semoga tiga Universitas Negeri ini bisa menjadi kampus yang bertaraf Internasional, dengan para lulusan terbaik, yang dapat memberikan sumbangsih besar bagi negara Indonesia,” imbuhnya. (cr20)

Respon Anda?

komentar