batampos.co.id – Rencana konversi minyak tanah (mitan) ke gas elpiji 3 kg pada tahun ini belum bisa direalisasikan. Padahal alokasi dari pemerintah pusat telah dikeluarkan. Untuk Provinsi Kepri, hanya Kabupaten Karimun saja yang mendapatkan konversi mitan ke gas elpiji tabung 3 kg dengan jumlah 45.587 paket.
“Dua bulan lalu paket konversi mitan ke gas elpiji 3 kg sudah dialokasikan untuk Kabupaten Karimun dengan nilai Rp 13,3 miliar. Jumlah ini bukan hanya jumlah tabung gas saja, tetapi sudah termasuk kompor gasnya. Hanya saja, setelah alokasi diterbitkan, ternyata belum bisa direalisasikan tahun ini,” ujar Kepala Bagian Ekonomi Kantor Bupati Karimun, Dedy Sahori, Senin (2/10).
Penundaan tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan. Tetapi menurut Dedy, tidak dijelaskan secara rinci apa yang menjadi penyebab penundaan tersebut.
“Berdasarkan penjelasan dari Kementerian Keuangana, konversi mitan ke gas elpiji 3 kg akan tetap dilakukan di Kabupaten Karimun. Hanya saja untuk daerah kita paling cepat akan dimulai pada Maret 2018,” jelasnya. (san)
