Said Sirajudin. F. Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Said Sirajuddin mengatakan pihaknya mencatat ada 18 partai politik (parpol) yang ikut dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendaftaran, Verifikasi Parpol yang digelar KPU Provinsi Kepri, Senin (2/10) di Hotel CK, Tanjungpinang. Hari ini, Selasa (3/10) akan dimulai pendaftaran parpol peserta Pemilu 2019 mendatang.

Iklan

“Bimtek yang kami gelar hari ini (kemarin,red) adalah untuk memberikan penjelasan terkait proses pendaftaran, verifikasi bagi parpol. Ada 18 partai yang kami data (red,lihat tabel),” ujar Said Sirajuddin, kemarin.

Menurut Said, digelarnya Bimtek ini adalah tindaklajut atas terbitnya Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

“Pendaftaran parpol akan dilakukan ditingkat pusat. Kemudian daerah mendapatkan tugas untuk melakukan verifikasi secara faktual. Waktu pendaftaran adalah 3-16 Oktober 2017,” papar Said.

Dijelaskan Said, kemudian proses verifikasi faktual akan dilakukan pada 15 Desember sampai 21 Desember mendatang. Khusus di tingkat Kabupaten/Kota salah satu substansi yang akan dilihat adalah keterwakilan perempuan dalam partai politik tersebut.

Masih kata Said, setelah proses verifikasi selesai, hasilnya akan diteruskan ke KPU Pusat. Apabila ada partai yang belum dinyatakan melengkapi persyaratan, KPU Pusat yang akan memberikan kesempatan untuk memperbaiki. Keputusan akhir adalah tanggal 18 Februari mendatang.

“Adapun pengumuman partai peserta Pemilu 2019 nanti adalah pada 20 Februari 2018. Artinya, belum tentu Parpol yang ada sekarang ini menjadi peserta pada pesta demokrasi nanti,” jelasnya.

Ditanya mengenai kapan berakhirnya masa bakti komisioner KPU Provinsi Kepri saat ini. Pria yang pernah menjadi jurnalis tersebut mengatakan jabatan mereka akan berakhir pada Mei 2018. Ditambahkannya, pihaknya masih bisa fokus untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan sebelum berakhir masa tugas tersebut.

“Masa tugas kami berakhir pada Mei 2018. Artinya, sudah menyelesaikan beberapa tahapan Pemilu dalam menghadapi Pemilihan Legislatif dan Pilpres serentak,” tutup Said Sirajuddin.(jpg)