Minggu, 21 Juni 2026

Disdik Pemko Batam Ajukan 150 Guru BOS Digaji APBD Tahun 2018

BACA

 

Ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Kota Batam mencatat hingga tahun 2017 ini sebanyak 161 guru yang belum terkover dari APBD dan masih mengharapkan gaji dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Ya karena anggaran kita terbatas jadi mereka masih digaji menggunakan BOS dan itu jumlahnya berkisar Rp 500-Rp 1 juta, tergantung besar dana yang mereka terima,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin, Senin (9/10).

Untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, pada tahun 2018 mendatang pihaknya telah mengajukan anggaran untuk 150 guru komite menjadi tenaga kontrak Pemko Batam dan dibayar melalui APBD 2018 mendatang.

“Sudah kami ajukan, tinggal menunggu disetujui saja,” ujarnya.

Muslim menjelaskan mereka yang memenuhi kualifikasi akan didaftarkan untuk menerima gaji dari APBD tahun depan. Guru harus memenuhi strata pendidikan minimal S1 pendidikan, yang di luar itu menunggu hingga mereka menyelesaikan pendidikan sarjana mereka.

“Sekarang masih ada guru yang tamatan SMA sederajat, walaupun jumlahnya tak banyak,” sebutnya.

Pria 59 tahun ini menyebutkan kebanyakan guru tamatan SMA mengajar di daerah hinterland atau pesisir, sedangkan di kota sendiri rata-rata sudah S1.

“Ini yang kita dorong, agar mereka bisa memiliki pendidikan sesuai kualifikasi, karena tak banyak guru yang mau ditempatkan di pesisir,” terang mantan Kepala SMKN 1 Batam ini.

Menurutnya, selain penambahan sekolah tahun depan yang menjadi perhatian adalah ketersedian Sumber Daya Manusia (SDM). Dan itu akan beriringan dengan penambahan infrastruktur, tentunya akan membutuhkan tenaga guru juga. “Hanya saja itu tergantung dari anggaran juga,” sebut pria kelahiran Rempangcate.

Sebelumnya, Walikota Batam Muhammad Rudi menyebutkan pembangunan infrastruktur sekolah menjadi prioritas di instansi Dinas Pendidikan Kota Batam ke depannya. Kebutuhan sekolah meningkat karena banyaknya peminat sekolah negeri.(cr17)

spot_img

Baca Juga