Rabu, 29 April 2026

… Tolong Kuburkan Bayi Saya ….

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Rabu (11/9) sekitar pukul 11.00 WIB , di dalam sebuah angkot Anugerah BP 7601 DU ditemukan jasad seorang bayi yang dibungkus dalam kardus kecil. Jasad bayi itu diduga sengaja dibuang oleh penumpang pada malam sebelumnya.

Johaman Sinaga, sopir angkot tersebut yang pertama kali menemukan kardus berisikan jasad bayi naas itu.

Siang kemarin, saat Johaman hendak membersihkan angkotnya di lokasi pangkalan dia menemukan kardus yang tertutup rapat dan dibungkus plastik merah di bawa jok angkot paling belakang.

“Pikirnya barang penumpang yang ketinggalan. Saya tengok rupanya ada tulisan diatas kardus itu. Katanya (isi tulisan) “tolong kuburkan bayi saya,” ujar Johaman.

Melihat itu Johaman langsung memanggil rekan-rekannya yang lain. Mereka kemudian membuka isi kardus itu.

“Saat buka dikit langsung tercium bau, rupanya memang mayat bayi,” ujar Johaman.

Penemuan itu langsung disampaikan ke Mapolsek Batuaji. Pihak kepolisian langsung turun mengamankan jasad bayi itu.

Jasad bayi itu kata Johaman, diduga sengaja dibuang oleh penumpangnya pada malam hari sebelumnya. Sebab kata dia malam sebelumnya saat angkotnya dibersihkan oleh petugas cuci mobil di lokasi pangkalan itu sudah melihat kardus tersebut.

“Semalam ada yang bersihkan mobil ini katanya ada barang penumpang yang tertinggal di jok belakang. Saya tak terlalu gubris. Mungkin kardus bayi ini yang dibilang kawan itu semalam,” ujar Johaman.

Johaman juga tidak bisa pastikan siapa yang membuang bayi tersebut sebab dia tak mengenal semua penumpang angkotnya itu.

“Tadi pagi sempat dua trip, memang penuh dengan penumpang. Makanya tak tahu pasti saya siapa yang buang,” ujarnya.

Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko di lokasi penuman jasad bayi itu mengaku belum bisa memastikan siapa pelaku pembuang bayi itu.

“Masih kami selidiki. Bayi ini dibuang dalam angkot dan angkot ini kan ramai penumpang. Sopir juga tak bisa pastikan siapa yang membuang bayi ini,” kata Sujoko.

Untuk proses penyelidikan, jasad bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya itu langsung dibawa oleh Tim Inafis Polresta Barelang ke Rumah Sakit Bhyangkara, Polda Kepri. (eja)

 

Update