ilustrasi

batampos.co.id – Guna menghindari penyalagunaan fasilitas negara, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki bersama anggota Provost Polresta Barelang melakukan pengecekan senjata api dinas yang dipegang anggota.

Pemeriksaan senjata api oleh orang nomor satu di jajaran kepolisian Polres Barelang ini, berlangsung di lobi Mapolresta Barelang, Jumat (13/10) pagi. Bersama dengan anggota Provost, Hengki melakukan pemeriksaan satu per satu anggota yang menggunakan senpi dinas.

“Pemeriksaan meliputi peluru, kebersihan senjata hingga surat izinnya apakah masih berlaku atau sudah mati. Jika izinnya sudah meti, diharapkan agar anggota segera melakukan psikotes atau menyerahkan senpi tersebut ke Sarpras Polres,” kata Hengki.

Pemeriksaan senjata lanjut Hengki, sebagai langkah antisipasi penyalagunaan fasilitas. Ia menginstruksikan kepada Provost, agar rutin melaksanakan penegakkan disiplin serta pengawasan bagi anggota Polresta Barelang terutama yang mempunyai dan menggunakan senpi dinas.

“Saya perintahkan rutin cek senjata ke anggota. Fasilitas negara tak boleh digunakan melawan hukum. Jika suratnya telah berakhir waktunya, maka anggota yang memegang senjata harus ikut lagi psikotest,” ujarnya.

Kenapa harus dilakukan tes ulang, Menurut dia, kejiwaan dan mental anggota tidak selalu stabil setiap saat. Mungkin dulu saat tes, mentalnya bagus, tapi seiring perjalanan kedinasan, ada beban tugas atau masalah keluarga yang mempengaruhi mental anggota.

“Untuk itu, kami antisipasi dengan psikotes ulang. Jika saat tes ulang, ada masalah mental, senjata kami tarik,” tutur Hengki.

Hengki menambahkan, pemeriksaan senpi ini juga bertujuan agar anggota Polresta Barelang selalu siap dalam melaksanakan tugas, terutama dalam kondisi yang mengaharuskan untuk menggunakan senpi.

“Jadi kalau senpi itu bersih dan terawat tentunya sudah siap dalam kondisi apapun. Selain itu, senpi yang bersih tentunya masa pakainya juga lama,” imbuh Hengki. (cr1)