Iklan
Gambar sejumlah pejabat yang pernah menjabat dan masih menjabat kepala BP Batam, Senin (16/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pada tahun 1970-an Pulau Batam mulai dikembangkan sebagai basis logistik dan operasional untuk industri minyak dan gas bumi oleh Pertamina.

berdasarkan Kepres No. 41 tahun 1973, pembangunan Batam dipercayakan kepada lembaga pemerintah yang bernama Otorita Pengembangan Industri Pulau Batam atau dikenal sebagai Otorita Batam (OB), sekarang dikenal dengan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam).

Dalam rangka melaksanakan visi dan misi untuk mengembangkan Batam, maka dibangun berbagai insfrastruktur modern yang berstandar internasional serta berbagai fasilitas lainnya, sehingga diharapkan mampu bersaing dengan kawasan serupa di Asia Pasifik.

Berikut sosok yang pernah ikut mengembangkan Pulau Batam.

  • Ibnu Sutowo (1971 – 1976)
  • J.B. Sumarlin (1976 – 1978)
  • B.J. Habibie (1978 – Maret 1998)
  • J.E. Habibie (Maret 1998 – Juli 1998)
  • Ismeth Abdullah (Juli 1998 – April 2005)
  • Mustofa Widjaja (April 2005 – Mei 2016)
  • Hatanto ReksoDipoetro (Mei 2016 – Oktober 2017)
  • Lukita D Tuwo (akan dilantik 16 Oktober 2017 – )

Pulau Batam adalah salah satu pulau dalam gugusan Kepulauan Riau.

Pulau Batam merupakan sebuah pulau di antara 329 pulau yang terletak antara Selat Malaka dan Singapura.

Hanya ada satu literatur yang menyebut nama Batam, yaitu Traktat London yang mengatur pembagian wilayah kekuasaan antara Belanda dan Inggris.

Namun, menurut para pesiar dari China, pulau ini sudah dihuni sejak 231 M ketika Singapura masih disebut Pulau Ujung. (*)

Advertisement
loading...