Sabtu, 11 April 2026

Kawanan Rampok Beraksi di Sungai Kecil

Berita Terkait

Anggota Polsek Bintan Utara melakukan olah Tempat Kejadian
Perkara (TKP) seusai aksi perampokan di Jalan Langsat Desa Sebong
Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (15/10) lalu. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Empat orang perampok yang menggenakan penutup wajah
alias sebo mengondol dua anting-anting emas seberat 6 gram. Kawanan rampok ini menyatroni rumah warga bernama La Suma di Jalan Langsat, Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong pada Minggu (15/10) lalu.

Menurut keterangan saksi bernama Nuraini, anak dari La Suma, kawanan rampok kedapatan membawa dua buah linggis, sebilah pisau, dan potongan kabel yang diduga akan digunakan untuk mengikat korban. Awalnya kawanan rampok masuk dari pintu samping rumah setelah merusaknya menggunakan linggis.

Kawanan rampok kemudian masuk ke dalam rumah. Saat itu, Nuraini bersama anak-anaknya tidur di ruang tengah. Mendengar suara gaduh, ia bersama anak-anaknya berlari meninggalkan rumah. Kejadian itu, langsung ia beritahukan ke saudaranya yang tinggal di sebelah rumahnya.

Sementara itu kawanan rampok masuk ke kamar istri dari La Suma yang bernama Wa Ungah. Kawanan rampok kemudian membekap mulut korban dan mengambil secara paksa anting-anting dari telinga Wa Ungah. Bahkan salah seorang dari perampok mengancam akan mengikat para korbannya dengan potongan kabel jika para korbannya berteriak meminta tolong.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir membenarkan adanya kejadian perampokan di Siungai Kecil. Ia mengatakan, pelaku berjumlah empat orang, yang semuanya menggunakan penutup wajah alias sebo. Saat anak-anak korban datang ke ruamh itu, sambil berteriak minta tolong, para kawanan rampok kabur dari dalam rumah dan meninggalkan linggis, pisau dan potongan kabel yang dibawa di rumah korban.

“Para perampok berhasil mengondol dua buah anting-anting korban, dengan berat sekitar 6 gram,” katanya. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta. Ia menambahkan, kasus ini masih dalam penyelidikannya. (cr21)

Update