
batampos.co.id – Aktifitas truk tanah di sekitar kawasan Batamcenter kembali meresahkan pengguna jalan. Ceceran tanah dari truk tanpa penutup itu membuat jalan licin dan kotor.
Kondisi jalan yang berada di depan bekas bangunan My Mart terlihat kotor Selasa (17/10). Ceceran tanah bercampur air menyebar hampi di seluruh badan jalan. Pengendara yang lewat, terutama roda dua pun harus memperlambat laju kendaraan. Sebab, jalan tersebut terasa licin saat dilewati.
Nur Eka, pengendara roda dua kesal bukan main saat melewati jalur tersebut. Bukan karena kotornya jalan, namun karena jalanan tersebut licin saat ia lewati. Ia pun nyaris tergelincir saat melakukan rem tangan.
“Jalannya benar-benar licin akibat ceceran tanah . Salah sikit saja, saya mungkin bisa jatuh,”terang wanita berusia 30 tahun ini.
Bahkan Nur Eka tahu asal tanah tersebut berasal dari truk tanah tanpa penutup yang lalu lalang disana. Ia pun meminta pemerintah setempat bisa bertindak cepat.
“Kemarin (Selasa, red) tanah ini tak begitu banyak. Namun hari ini menyebar dan licin. Pemerintah harus cepat bertindak sebelum ada korban. Karena ini jalan umum dan dilalui juga oleh Walikota,” jelas Nur.
Sementara, Romi warga Greenland membenarkan kondisi jalan tersebut kotor dan licin akibat aktifitas truk tanah. Menurutnya, jalan tersebut kembali kotor setelah beberapa waktu lalu sempat bersih.
“Itu licin karena lalu lalang truk tanah dari tanah potong di belakang bangunan My Mart. Truk itu jalan ke arah Ocarina bawa tanah tanpa ditutup terpal,” terang Romi.
Disisi lain , Romi juga berharap agar pemerintah bisa bertindak cepat mengatasi kondisi tersebut. Paling tidak meminta perusahaan pengakut tanah tersebut segera membersihkan jalan.
“Warga pastinya tak mungkin melarang aktifitas truk itu. Tapi paling tidak mereka bersihkan setelah mengotori jalan,” pungkas Romi. (she)
