Sabtu, 2 Mei 2026

Minta Pusat Bangun Pelabuhan di Pulau

Berita Terkait

batampos.co.id – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti meminta DPR RI memperhatikan percepatan pembangunan Natuna, supaya seluruh masyarakat
di Natuna dapat menikmati dan merasakan dampak langsung pembangunan.

Menurut Ngesti, dampak pembangunan yang dapat langsung dirasakan manfaat oleh masyarakat diantaranya tersedianya pelabuhan yang fungsional dan memadai. Supaya akses masyarakat lebih aman dan lancar. Seperti keberadaan pelabuhan pelni di pulau-pulau Kecamatan.

“Di Natuna ini banyak pulau-pulau yang dihuni. Tetapi tidak ada pelabuhan yang bisa difungsikan, kecuali yang di pulau Serasan. Di pulau lain seperti Midai, pelabuhannya sudah selesai, tetapi alurnya dangkal dan sempit, sebut Ngesti saat bertemu dengan tim pengawas pembangunan perbatasan DPR RI di kantor Bupati Natuna kemarin.

Dikatakan Ngesti, harus ada peningkatan pelabuhan di pulau-pulau di Natuna. Mengingat transportasi laut adalah angkutan utarama untuk menyeberang. Baik antar pulau maupun akses Kecamatan menuju Kabupaten, ditambah jarak tempuh antar Kecamatan tidak dekat.

Dalam pertemuan tersebut, Ngesti juga menyinggung pembangunan pelabuhan Pelni di Pulau Laut. Supaya Pemerintah Pusat memberikan perhatian, agar cepat diselesaikan. Bahkan pelabuhan pelni untuk Pulau Tiga yang nantinya masuk kawasan sentra industri perikanan.

“Berbagai sarana dan prasarana di Natuna saat ini belum maksimal. Masih tinggi kesenjangan sosial ekonomi masyarakat Natuna, meski wilayah kami berbatasan laut dengan negara tetangga,” sebut Ngesti.

Kultur tanah di Natuna berbeda dibanding pulau Jawa. Tanah di Natuna tidak semua jenis pertanian bisa dikembangkan. Sehingga terdapat komiditi pangan masih dipasok dari luar Natuna. Hanya beberapa komoditi pertanian dihasilkan dari petani lokal. “Natuna lebih cocok pengembangan kawasan perkebunan. Pertanian belum bisa diproduksi secara lokal. Kultur tanah berbeda,” ujar Ngesti. (arn)

Update