batampos.co.id – Kabupaten Karimun mendapatkan 611 unit rehab rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2017 dari pemerintah pusat. Penerima BSPS terbagi dalam tiga kategori untuk rehab rumah yaitu, berat memperoleh sebesar Rp 15 Juta, sedang Rp 10 Juta, dan ringan Rp 7,5 Juta. Namun bantuan yang diberikan kepada penerima BSPS dalam bentuk material bangunan.

”Alhamdulillah, Kabupaten Karimun yang dianggap bagus hasil progresnya oleh Kementerian PURR melalui Direktorat Rumah Swadaya, sebelumnya hanya 505 ditambah lagi bantuan 106 unit rumah. Sehingga total penerima BSPS menjadi 611 unit rumah,” ungkap Kepala Bidang Perumahan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan (DPKPK) Karimun, Rita Agustina mewakili Kepala Dinas Rosmawati, Senin (23/10).

Dijelaskannya, sebanyak 611 unit rumah tersebar di empat kecamatan, 11 desa/kelurahan yaitu Kecamatan Belat, Buru, Kundur, dan Kundur Barat. Saat ini rumah yang direhab ada yang sudah selesai dan ada juga yang sedang dalam tahap perbaikan.
”Penerima bantuan BSPS rata-rata berada di luar Pulau Karimun. Saya optimis realiasasi pemanfaatkan BSPS di empat kecamatan selesai di akhir tahun ini,” ungkapnya.

Untuk pengusulan penerima BSPS ke Pusat di tahun 2018 mendatang sudah diusulkan sebanyak 1.075 unit rumah untuk delapan kecamatan di luar Pulau Karimun. Tujuannya agar BSPS bisa dirasakan oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah, untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan atau peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU).

”Paling penting sesuai dengan persyaratan dan aturan, kami ajukan ke pusat agar dapat bantuan. Masyarakatlah pelaku utama pemanfaatan BSPS,” ujarnya.

Sementara itu salah satu penerima bantuan BSPS Jelani warga Lubuk Puding, Kecamatan Buru mengucapkan terima kasihnya atas program BSPS. Rumahnya yang dulu beratap daun rumbia dan dinding papan yang sudah rapuh, kini menjadi permanen.
”Saya sangat bersyukur sekali mendapatkan bantuan ini. Sekarang sudah lebih nyaman tinggal di rumah bersama istri dan anak,” katanya. (tri)