Rabu, 15 April 2026

Antisipasi DBD, Masyarakat Harus Jaga Lingkungan

Berita Terkait

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi mengimbau masyarakat untuk waspada akan bahaya gejala penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang kerap muncul disaat musim penghujan. Ini menyebabkan nyamuk akan mudah bersarang karena banyaknya genangan air.

Seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat menjaga lingkungan agar selalu bersih. Salah satunya, dengan memperhatikan tempat khusus yang dianggap rawan menjadi sarang nyamuk. “Nyamuk itu hidup di air bersih, jadi kita harus tetap waspada. Biasanya musim penghujan gejala penyakit DBD akan muncul,” ungkap Apri, Selasa (24/10).

Selain itu, dirinya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW, Kepala Desa, hingga Lurah untuk kembali menghidupkan budaya Gotong Royong (Goro), guna menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Menurutnya, kegiatan gotong royong yang dilakukan dari gerakan 3M (menguras, menutup dan menimbun), hendaknya diawali dari lingkungan kecil sekitar kita.

Secara luasnya bisa dilakukan bergotong royong bersama warga setempat dalam membersihkan dan menjaga lingkungan dari kotoran dan bahaya penyakit seperti DBD. “Mari sama-sama kita jaga kebersihan lingkungan sekitar kita dan galakkan budaya gotong royong ” ajaknya.

Apri juga menyarankan kepada masyarakat jika mengalami gejala DBD, seperti badan panas atau lainnya, dapat segera memeriksakan langsung ke rumah sakit atau puskesmas terdekat. Karena pencegahan dini akan lebih baik. “Waspada bagi pencegahan lebih dini akan lebih baik. Namun prinsipnya mari terapkan prilaku hidup bersih sehari-hari,” imbunya. (cr20)

Update