batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang juga merupakan Ketua Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kepri, tersebut siap untuk duduk bersama dengan Partai
pengusung Sani-Nurdin (Sanur). Akan tetapi, hingga saat ini, dirinya belum melihat surat dari DPRD Kepri.
“Saya belum baca suratnya. Apa yang menjadi petunjuk dari DPRD nanti, tentu akan kita laksanakan,” ujar Gubernur menjawab pertanyaan media di Stadion Sulaiman Abdullah,
Tanjungpinang, Rabu (25/10).
Ditanya apakah sudah melakukan komunikasi dengan partai politik untuk segera menuntaskan persoalan Wagub Kepri ini. Mengenai pertanyaan tersebut, Gubernur Nurdin
mengatakan untuk tahap awal ini, ia akan menyurati masing-masing partai pengusung.
“Kita tidak apakah masing-masing partai punya kepentingan politik. Tentu kita akan duduk bersama untuk bermusyawarah, mendapatkan keputusan terbaik seperti apa,” paparnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, surat tentang pengganti Agus Wibowo sebagi calon wakil gubernur kepada partai pengusung melalui
Gubernur Kepri Nirdin Basirun sudah dikirim. DPRD Kepri memberikan waktu selama 14 hari atau 2 minggu kedepan, kepada partai pengusung dan gubernur untuk menyiapkan dan menyerahkan nama baru cawagub tersebut.
“Saya sudah mengirim suart tersebut kepada gubernur. Surat, dikirim hari, Kamis (19/10) lalu, ” kata Jumaga usai sidang paripurna di kantor DPRD Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Senin (23/10) lalu.
Ditanya apakah surat itu sudah diterima atau belum oleh gubernur, Jumaga mengaku tidak mengetahui pastinya. Sebab, tugasnya hanya meneruskan surat tersebut dari Panitia Khusus (Pansus) tata tertib (Tatib) cawagun Kepri.
“Tugas saya hanya menyampaikan kepada gubernur sesuai aturan. Sebab, Pansus maupun Panlih tidak ada kewenangan untuk bertemu atau menyampaikan surat pergantian nama cawagub tersebut,” papar politisi PDI Perjuangan tersebut.(jpg)
