
foto: fiska juanda / batampos
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerjasama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk menyusun studi kelayakan dan dokumen lelang pengembangan Bandar Udara Hang Nadim. Diprediksi, pelelangan akan berjalan mulai November nanti.
“Pengembangan bandar udara nanti memiliki Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). November akan diumumkan namun tetap saja harus menunggu arahan dari Deputi III yang baru,” ujar General Manager Komersil Bandar Udang Hang Nadim, Dendi Gustinandar di Gedung BP Batam, Kamis (26/10) saat perayaan Hari Bakti BP Batam ke-46.
Untuk saat ini, nama-nama investor yang sudah menyatakan minatnya untuk mengikuti proses lelang antara lain Incheon dari Korea Selatan, Mitsui dari Jepang, GMR dan GVK dari India, Munich Airport dari Jerman, Zurich Airport dari Swiss, Angkasa Pura 2 dan lainnya.
Selain itu, Dendi juga menceritakan bahwa investor Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia juga sudah dalam tahap menggandeng partner untuk segera membangun gedung Maintenance, Repair and Operating Supplies (MRO) di Hang Nadim. Dan sebentar lagi akan menggunakan jasa program Izin Investasi 3 Jam (123J) untuk memperoleh delapan izin investasi.
“Sedangkan Lion sudah kirimi surat ke kami untuk meminta izin membangun hangar tahap kedua. Namun kami tentu saja masih menunggu arahan dari pimpinan,” jelasnya.
Dendi menjelaskan jika Lion hanya akan menggunakan tanahnya seluas 4 hektare dari 29 hektare lahannya. Dan hangar baru ini diperkirakan akan meraup tenaga kerja dalam jumlah besar. (leo)
