
batampos.co.id – Investor dinilai selama ini menahan diri untuk berinvestasi di Batam, keadaan ini disebabkan karena mereka tak ingin aturan yang sulit.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi, mengatakan, hal yang tak diinginkan pengusaha kelak akan teratasi, pasalnya Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam era Lukita Dinasrsyah Tuwo berkomitmen memperbaiki hal ini.
“Mereka yang punya uang menunggu kapan permasalahan ini selesai, (masalah) tak selesai mereka tak bangun,” kata Rudi, kemarin.
Menurutnya, komitmen bersama antara pihaknya dan BP Batam membawa angin segar bagi dunia investasi. Ia mencontohkan pembangunan Citra Aerolink Batam, di Nongsa yang memiliki nilai investasi Rp 1,3 triliun.
“Statmen pak Lukita (Kepala BP Batam) katanya akan diperbaiki, (Citra Aerolink Batam) langsung peletakan batu pertama, kan bagus ini, dua tahun dia tunggu,” ucapnya.
Untuk itu ia yakin, jika komunikasi dan komitmen pro investasi terus digalakkan, ekonomi yang sempat lesu bakal menggeliat kembali. “Jadi ini tandanya karena ada kesepahaman bersama, kita harus punya niat bangun Batam bersama. Sehingga masyarakat yakin Batam akan tumbuh kembali,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, kehadiran Citra Aerolink Batam adalah bukti ekonomi Batam akan kembali gagah.
“Angkanya triliunan, ini sinyal positif. Semoga mandeknya tahun ini, tak terjadi lagi tahun depan,” pungkasnya. (cr13)
