
batampos.co.id – Tim percepatan pengalihan aset internal Pemerintah Kota (Pemko) Batam kini mulai bekerja. Kelak tim ini akan melakukan penyesuaian dengan tim di Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Sekretaris Daerah (Sekda) Batam Jefridin mengatakan, salah satu yang disusun kini yakni menjemput kemungkinan seiring peralihan aset, Sumber Daya Manusia (SDM) juga akan beralih instansi.
“Iya salah satunya tentang SDM-nya, kalau sisi pelayanan tidak menjadi kewenangan (BP Batam) mungkin (SDM) akan dilimpahkan ke kami (Pemko, red), maka ini akan susun,” ucap Jefridin, kemarin.
Terkait aset, kini pihaknya berharap peralihan aset akan segera selesai, karena sejak lama hal ini tak kunjung terealisasi.
“Lebih cepat lebih bagus,” imbuhnya.
Menurutnya, tim juga bertugas untuk menyusun aset mana yang perlaihannya diawal. Untuk itu, jadwal juga akan disusun.
“Kami tentukan yang mana yang prioritas,” ucapnya.
Adakah aset lain selain enam aset yang kini tengah diproses, yakni kantor Pemko Batam, kantor DPRD Batam, Masjid Raya Batam, MAsjid Baiturrahman Sekupang, TPA Punggur, Pasar Induk Jodoh.
“Ada, seperti jalan, (yang lain) sedang kami inventarisir juga,” paparnya.
Sebelumnya, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan Badan Pengusahaan (BP) Batam berkomitmen untuk segera mempercepat penyerahan sejumlah aset penting kepada Pemko Batam. Tujuannya agar BP Batam bisa memprioritaskan anggarannya untuk pembangunan infrastruktur dan pembenahan perizinan investasi dibanding untuk menganggarkannya untuk pemeliharaan aset.
“Kami akan fokus pada pertumbuhan ekonomi lewat investasi saja. Hal-hal yang jadi tugas Pemko Batam adalah pasar induk, jalan, TPU dan lainnya secara bertahap akan diselesaikan,” ujar Lukita. (cr13)
