Tim ATB memasang jaringan pipa distribusi baru ke wilayah pelanggan beberapa waktu lalu, meski suplai air sudah semakin membaik, pelanggan tetap dihimbau untuk menyiapkan tampungan air.

Sebagai perusahaan pelayanan jasa air bersih ke masyarakat, suplai air ATB Batam yang dialirkan ke pelanggan terkadang tidak berjalan lancar. Kendala-kendala yang ada di lapangan bisa saja terjadi setiap saat dan tidak bisa dihindari.

Terdapatnya pekerjaan perbaikan pipa utama atau terjadi kebocoran pipa jalur distribusi, tentunya membuat suplai air akan terpengaruh jadi mengecil atau terhenti sementara.

Begitu juga saat jam puncak pemakaian air seperti saat pagi dan sore hari. Pada waktu tersebut pelanggan lebih banyak menggunakan air bersih secara bersamaan, sehingga suplai air dipastikan akan mengecil bahkan ada yang tidak mengalir dalam waktu tertentu.

“Adanya perubahan pola konsumsi karena jam puncak pemakaian air atau ada pekerjaan perbaikan pipa tentunya mempengaruhi suplai air ke pelanggan, terkadang suplai air jadi mengecil atau terhenti sementara waktu. Pelanggan bisa mencermati kondisi ini dengan mempersiapkan tampungan-tampungan air,” ungkap Enriqo Moreno Corporate Communication Manager ATB, Minggu (29/10).

Begitu juga hal lain yang mempengaruhi suplai air ke pelanggan jadi mengecil, adalah kondisi cuaca yang terus-terusan panas terik. Kondisi tersebut akan mengakibatkan penggunaan air setiap orang akan jadi lebih banyak. tentunya air akan jadi terbagi.

ATB selalu menghimbau pelanggan yang berada di lokasi stres area dan critical area agar lebih peduli dengan kondisi suplai air yang ada saat ini. Dengan mempersiapkan tampungan-tampungan air akan mengurangi efek dari terganggunya suplai ke wilayah pelanggan untuk sementara waktu.

“Mempersiapkan tampungan-tampungan air seperti tandon air atau drum tetap sangat dibutuhkan bagi setiap pelanggan, agar saat kondisi tertentu yang mengakibatkan suplai air tidak mengalir, pelanggan tetap bisa beraktifitas dengan air bersih. Apalagi pelanggan yang ada di daerah tinggi dan diujung pipa harus lebih siap menyimpan persediaan air sesuai keperluan,” ajak Enriqo.

Keterbatasan sumber air baku yang ada di Batam juga jadi perhatian semua pihak. Sebagai pelanggan setidaknya dalam menggunakan air bersih yang tersedia bisa lebih hemat penggunaannya. (*)