Petugas Produksi ATB sedang mengecek sample air yang telah melewati proses produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang, ATB memproduksi air bersih sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.

PT Adhya Tirta Batam (ATB) memiliki standarisasi hasil produksi air bersih yang berkualitas.

Sebelum di distribusikan, air yang diproduksi ATB dipastikan sesuai standar World Health Organization (WHO) dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes RI).

“ATB sendiri dalam memproduksi air sudah sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah, tentunya ada faktor-faktor yang mempengaruhi apabila suplai air yang diterima pelanggan menjadi keruh seperti pipa bocor, ada perawatan IPA akan berefek ke pelanggan sementara waktu,” ujar Enriqo Moreno Corporate Communication Manager ATB, Senin (30/10).

Pekerjaan perbaikan filter yang di lakukan oleh ATB contohnya, pekerjaan perawatan secara berkala tersebut tidak bisa dihindari. Mengingat akan mengganggu operasional produksi apabila tidak mendapatkan perawatan. Perbaikan filter ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas performa area produksi yang di lakukan secara berkala di semua IPA dengan waktu yang berbeda-beda.

“Pekerjaan perbaikan filter dilakukan agar kapasitas produksi IPA dapat berjalan maksimal, jadi bagian penting untuk dirawat berkala,” jelasnya

Selain adanya pekerjaan di area IPA, beberapa jenis pekerjaan yang menyebabkan kualitas air jadi berkurang adalah terdapatnya kebocoran pipa, baik dari pipa utama hingga kebocoran pada jaringan pipa ke pelanggan. Begitu juga saat adanya pekerjaan yang di rencanakan seperti penguatan jaringan pelanggan, perubahan jalur pipa transmisi secara tidak langsung akan menyebabkan kualitas air jadi terganggu.

“Tidak hanya itu adanya gangguan listrik yang menyebabkan berhenti sementara operasional IPA bisa menyebabkan kualitas air jadi menurun. Setelah produksi kembali pipa-pipa yang kosong saat dialiri air dengan tekanan tinggi bagian dalam pipa seperti lumut, atau kotoran pipa akan tergerus dan terbawa ke pelanggan,” ujarnya.

Terlepas dari air keruh yang di terima sebagian kecil pelanggan, air bersih yang di hasilkan ATB telah lulus uji mulai dari uji air baku, air bersih hingga air limbah. Air yang di olah ATB terlebih dahulu dilakukan pengujian di Laboratorium pengujian air untuk memastikan tingkat kesesuaian dengan persyaratan Peraturan Menteri Kesehatan no 492 tahun 2010. Pengujian di lakukan ke semua parameter yang sudah ditentukan dari Permenkes tersebut, yaitu pengujian fisika, Kimia dan Mikrobiologi. (*)