Senin, 6 April 2026

Gubernur dan Partai Saling Tunggu

Berita Terkait

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dan partai pengusung Sani-Nurdin (Sanur) sama-sama menunggu terkait pembahasan untuk menuntaskan pengganti Agus Wibowo (AW) sebagai Calon Wakil Gubernur. Bahkan pada kesempatan pertama yang diberikan, belum ada keputusan yang dihasilkan.

“Kita sudah menerima tembusan surat tersebut. Tetapi sampai saat ini, belum ada pembahasan terkait hal itu,” ujar Sekretaris Partai Gerindra Kepri, Onward Siahaan menjawab pertanyaan Batam Pos, Rabu (1/10) di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang.

Ditanya mengenai tidak adanya respon partai pengusung atas surat yang dikirim DPRD Kepri tersebut. Legislator Komisi II DPRD Kepri yang juga merupakan Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Kepri tersebut menjelaskan, pihaknya menunggu Gubernur untuk menduduk persoalan ini.

“Yang jelas masih ada kesempatan untuk kita membuat keputusan. Karena setelah ini, ada surat kedua yang dikirim pimpinan DPRD Kepri,” papar Onward.

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kepri, Abdul Basit mengatakan dirinya sudah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai pengusung. Ia yakin, dalam waktu dekat ini, Gubernur akan membuat mengusulkan satu nama sebagai pengganti AW.

“Sudah ada pembicaraan, semua butuh proses. Apabila sudah tiba waktunya, Gubernur akan kirimkan nama pengganti tersebut,” ujar Basit.

Sedangkan Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri, Syarafuddin Aluan belum memberikan respon terkait hal ini. Terpisah, Wakil Ketua Partai Nasional Demokrat, Fajrin juga mengatakan belum ada pembicaraan khusus untuk penentuan pengganti AW. Pasalnya surat tersebut baru diterima partai pertanggal 26 Oktober 2017 lalu.

“Karena permintaan DPRD tentu harus dikomunikasikan. Hanya soal waktu saja, karena semua butuh proses,” ujar Fajrin.

Sedangkan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan surat DPRD Kepri sudah disampaikan ke masing-masing partai pengusung. Diakuinya, sampai saat ini belum ada keputusan yang dibuat. Menurut Gubernur, secara pribadi ia ingin persoalan ini segera tuntas.

“Kita ingin melakukan pertemuan. Tetapi kebanyakan Ketua Partai ada Bupati, selain itu ada juga DPRD. Sehingga punya kesibukan masing-masing,” ujar Gubernur menjawab pertanyaan media di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang.

Sebelumnya, Akademisi STISIPOL Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan tuntas atau tidaknya polemik Wagub Kepri terpulang kepada Gubernur. Menurutnya, ketika Gubernur menginginkan adanya seorang Wagub, ia akan berupaya untuk menyelesaikan ini. Sebaliknya jika responnya hanya menunggu, indikasi tidak menginginkan adanya Wagub.(jpg)

Update