
batampos.co.id – Pejabat dari Pemkab Bintan mendatangi Sekretariat Dewan Nasional (DN) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jakarta pada Selasa (31/10). Tujuannya adalah penyampaian struktur kepengurusan Dewan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang sebelum pembahasan bersama di tingkat pusat.
“Pak Sekda dan Bappeda kemarin (Selasa) ke Jakarta untuk penyampaian struktur Dewan KEK Galang Batang,” kata Bupati Bintan Apri Sujadi usai pembagian seragam sekolah gratis di SD negeri 003 Bintan Utara di Tanjunguban Rabu (1/11) kemarin.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan Adi Prihantara membenarkan, dirinya ke Jakarta untuk penyampaian struktur Dewan KEK Galang Batang ke Sekretariat DN KEK pusat. “Dewan KEK akan segera dibentuk setelah diSK oleh Pak Presiden. Pak Gubernur adalah Ketua dan Pak Bupati adalah Wakil Ketua, untuk 9 anggota terdiri dari pegawai instansi vertikal, pegawai lingkungan Pemprov dan pegawai Pemkab,” ungkap Adi
Prihantara, dihubungi, siang kemarin.
Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditanya soal KEK Galang Batang mengatakan setelah ditetapkan sebagai KEK Galang Batang, harapannya investasi di Kepri umumnya akan meningkat. Ia memastikan banyak investor yang mendukung dan siap berinvestasi di KEK Galang Batang. Rata-rata investor dari Tiongkok. “Yang pasti PT BAI akan membangun industri pengolahan dan pemurnian bijih bauksit,” kata dia.
Mengenai infrastruktur akan segera dibangun fasilitas pendukung KEK Galang Batang dimulai dari pembangkit listrik, penyedia air bersih dan gedung pelayanan terpadu satu pintu. Sementara itu, Manager Operasional PT BAI Zulkarni Afikri mengatakan, struktur Dewan KEK Galang Batang masih dibahas. Yang jelas, Ketua adalah Gubernur Kepri dan Wakil Ketua adalah Bupati Bintan. “Masih pembahasan, nanti baru setelah itu di Keppres kan,” katanya.
Untuk mendukung KEK Galang Batang, dikatakannya saat ini, pihaknya telah mematangkan lahan untuk rencana pembangunan fasilitas pendukung, antara lain pembangunan pembangkit listrik dan penyediaan air bersin serta gedung PTSP di KEK Galang Batang. Investor dari negara mana saja yang sudah memastikan akan berinvestasi
di KEK Galang Batang? Ia menjawab, sementara baru 1 investor dari
Tiongkok. “Lainnya masih menunggu, jika sudah pasti, akan saya infokan,” tukasnya. (cr21)
