
batampos.co.id – Pembangunan jalan lingkar pulau Bunguran Natuna yang menembus Kecamatan Bunguran Utara dan Kecamatan Bunguran Batubi dikebut Kementerian PUPR. Sejak bulan lalu, pengerjaan tersebut diambil alih Kementerian, sebelumnya dikerjakan Pemerintah Provinsi.
Camat Bunguran Utara, Izhar menilai, kebijakan mempercepat pengerjaan jalan yang dibangun pemerintah sangat tepat. Karena sejak lama kondisi jalan yang dibangun melalui pemerintah provinsi masih lambat diselesaikan.
“Sejak bulan September kemarin, kewenangan dan status pelaksanaan pembangunan jalan lingkar ini sudah diambil alih Kementerian langsung. Alhamdulillah, semoga pembangunannya lebih cepat,” kata Izhar kemarin.
Dikatakan Izhar, perubahan status pelaksana pembangunan jalan tembus tersebut agar dalam praktik lapangan lebih terfokus dan secara terpusat. Dan tahun 2018 mendatang, atas permintaan Pemerintah Daerah, jalan tersebut dikebut dan diselesaikan.
“Tahun 2018 mendatang, Kementerian PUPR alokasi dana sebesar Rp 148 miliar untuk selesaikan jalan lingkar Bunguran ini. Sekarang tinggal jalan antara Kecamatan Bunguran Batubi menembus Kecamatan Bunguran Utara,” sebut Izhar.
Izhar mengatakan, tahun 2017 ini pemerintah juga mengalokasi dana sebear Rp 9,7 miliar melanjutkan pembangunan jalan. Dan progres pelaksanaannya sudah hampir rampung. Dan sangat disyukuri masyarakat, karena akses jalan lebih baik. Dibanding jalan tanah merah.
“Tapi pembangunan jalan masih membuka akses antar Desa di Kecamatan Bunguran Utara. Jalan penghubug Kecamatan masih kondisi rusak parah dan belum diaspal,” ujarnya.(arn)
