
batampos.co.id – Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Midiyato Tanjungpinang telah meraih hasil Lulus Tingkat Paripurna atau Bintang Lima dalam Survey Akreditasi yang dilaksanakan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada September tahun 2017 lalu.
Kepala RSAL Dr. Midiyato Tanjungpinang Kolonel Laut (K) dr. Ahmad Samsulhadi mengatakan bahwa Terakreditasinya Rumah Sakit adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh KARS terhadap Tata Kelola Rumah Sakit, dinyatakan telah memenuhi standar yang ditetapkan Versi 2012.
Untuk mencapai tingkat Paripurna, rumah sakit harus lulus penilaian pada 15 kelompok kerja (Pokja) dengan nilai tiap-tiap Pokja minimal 80 poin. Penilaian terhadap Tata Kelola Rumah Sakit tersebut meliputi tiga bidang, yaitu Manajemen terdiri dari lima Pokja, Medis lima Pokja dan Keperawatan lima Pokja.
Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit dengan pelayanan yang mengadopsi pada standar nasional yang memberikan jaminan keselamatan pada pasien dalam semua bentuk pelayanan kesehatan baik untuk TNI dan keluarga maupun pada masyarakat umum.
“Ini berarti RSAL telah memberikan pelayanan sesuai standar yang ditentukan sehingga dapat memberikan pelayanan medik prima yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pasien demi menciptakan kepuasan bagi masyarakat,” jelas Samsul, Senin (6/10).
Samsul mengatakan, kedepannya mutu pelayanan RSAL tidak boleh berkurang dan harus meningkat serta terus berkomitmen memberikan pelayanan yang baik kepada pasien. “Paripurna harus disejalankan dengan peningkatan budaya kerja yang baik sehingga masyarakat puas dengan pelayanan RSAL,” pungkasnya.
Selain telah meraih tingkat paripurna, RSAL terus melengkapi dan memperbaharui fasilitas terbaik untuk pelayanan kepada pasien seperti fasilitas pelayanan penunjang, Trauma Centre dan fasilitas unggulan seperti Unit Bedah Lengkap, CT SCAN 64 Slices, ICU, C-ARM, X-Ray, NICU dan fasilitas terbaru seperti Chamber Hyper Baric.
Chamber Hyper Baric menjadi bagian pengobatan yang menggabungkan oksigen murni untuk memperbanyak dan meningkatkan asupan oksigen ke dalam jaringan tubuh manusia dan untuk menangani beberapa penyakit.
“Alat tersebut berfungsi dan diperlukan untuk menangani stroke, luka bakar, luka pada kencing manis, patah tulang dan penyakit akibat penyelaman atau dekompresi,” jelas Kadep KIA Letkol Laut (K) dr. Danandjaja.
Seiring perkembangannya, alat tersebut juga berfungsi untuk meningkatkan kebugaran pada tubuh, mengencangkan kulit, dan menjadikan tubuh menjadi lebih sehat. “Dengan alat ini (Chamber Hyper Baric, red) keadaan tubuh menjadi bugar karena telah diasupi oksigen murni 100 persen,” pungkasnya. (odi)
