
batampos.co.id – Tim verifikasi yang diketuai Candra Ibrahim, Saibansyah Dardani, dan Deden Rosanda mendatangi kantor Tanjungpinang Pos, Senin (6/11). Tiga verifikator yang diutus Dewan Pers dan Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) ini disambut hangat General
Manager (GM) Tanjungpinang Pos M Nur Hakim, Manager Keuangan dan SDM Ari Ristanti, dan Wapimred Zakmi Kamsir. Tujuannya untuk melakukan verifikasi faktual.
Suasana verifikasi berlangsung cair. Apalagi Candra selaku ketua rombongan verifikator juga pernah menjabat GM Tanjungpinang Pos selama 3 tahun. Candra menjelaskan, salah satu syarat untuk diverifikasi faktual adalah harus terlebih dahulu lulus verifikasi administrasi di Dewan Pers.
“Setelah lulus, harus mengajukan surat permohonan diverifikasi. Untuk wilayah Kepri, ada tim dari SPS yang ditunjuk Dewan Pers untuk melakukan verifikasi faktual,” jelas Candra.
Verifikator lain Saibansyah Dardani yang juga Sekretaris PWI Kepri dan sebagai pimpinan redaksi batamtoday.com. Verifikator terakhir, Deden Rosanda yang kini menjabat GM Koran Sindo Batam.
Selama verifikasi faktual berlangsung, tim verifikator ini kemudian melihat dokumen dan kelengkapan perusahaan media massa yang dimiliki Tanjungpinang Pos. “Lebih dari 80 persen karyawan di redaksi Tanjungpinang Pos sudah mengantongi sertifikasi wartawan yang dikeluarkan Dewan Pers. Bahkan, empat diantaranya sudah mengantongi sertifikasi utama. Luar biasa,” sanjung Candra.
Setelah memeriksa dokumen perusahaan, ketiga verifikator mengelilingi kantor Tanjungpinang Pos sampai lantai 3. “Semua fasilitas dan perlengkapan, termasuk ruangan rapat akan kami foto satu per satu sebagai bahan laporan kami bahwa kami sudah melakukan verifikasi faktual disini,” ucap Saibansyah.
GM Tanjungpinang Pos, M Nur Hakim berterima kasih atas kedatangan tim. Menurutnya, Tanjungpinang Pos sejak pertama terbit sudah melengkapi dokumen-dokumen perusahaan pers, agar media yang dipimpinnya bisa menjalankan fungsi secara profesional dan proporsional.(cca)
