batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menegaskan, seluruh desa di Natuna diwajibkan menggunakan aplikasi e-Government untuk mempermudah segala kebutuhan di Pemerintah Desa di Natuna. Dan dalam mendukung program smart island yang dicanangkan PT Telkom di Natuna.
“Seluruh desa wajib menggunakan aplikasi yang berbasis teknologi informasi. Supaya mudah memberikan pelaporan penggunaan anggaran desa. Hal ini adalah suatu keharusan oleh Pemerintah untuk transparansi,” kata Hamid Rizal saat membuka sosialisasi solusi akses internet dan aplikasi e-Government dalam Mendukung Program Natuna Smart
Island Oleh Telkom Group di Gedung Sri Serindit Ranai, Selasa (7/11).
Hamid juga berharap, dengan solusi akses internet dan aplikasi e-government yang ditawarkan PT Telkom untuk Natuna dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang saat ini dirasa masih sangat minim. Terutama untuk memenuhi berbagai kepentingan, baik penyelenggara pemerintah maupun sebagai unsur pendukung utama bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
Untuk implementasi e-Goverment kata Hamid, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus melakukan pembenahan dan pembiasaan terhadap pemakaian sarana teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan tugas serta membangun sinergitas.
Ada peranan penting Kepala Desa di masa depan untuk dapat memanfaatkan kemajuan teknologi agar kreativitas dan inovasi meningkat, menggerakkan masyarakat dalam pemberdayaan potensi menjadi bernilai ekonomi, menuju masyarakat yang lebih sejahtera.
“Telekomunikasi di Natuna adalah kebutuhan utama untuk mendukung berbagai sektor pembangunan, termasuk pariwisata dan lainnya. Tanpa itu Natuna tidak bisa mendukung percepatan pembangunan yang dicanangkan Presiden, mudah-mudahan cepat terwujud,” kata Hamid.
Kepala Dinas Kominfo Pemkab Natuna Raja Darmika mengatakan, solusi akses internet dan aplikasi e-Government kepada para pimpinan penyelenggara pemerintah, baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa di Kabupaten Natuna adalah untuk menjadikan Kabupaten Natuna sebagai penyelenggara pemerintah yang berbasis smart office. Sekaligus mewujudkan Kabupaten Natuna sebagai kawasan yang berkonsep smart city dan smart island.
Program ini kata Raja Darmika, sudah dilaksanakan berupa Memorium of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Natuna dan Telkom pada 22 Agustus 2017 lalu. Kedua belah pihak mempunyai komitmen untuk mendukung implementasi Natuna Smart Island dalam upaya meningkatkan jenis dan mutu pelayanan publik serta Sumber Daya Manusia (SDM) di berbagai sektor pembangunan. (arn)
