Kamis, 2 April 2026

Gunung Sampah di TPA Punggur Longsor, 1 Tewas

Berita Terkait

TPA punggur. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Jumat, (10/11/2017) sekira pukul 15.00 hyjan baru saja reda. Tak reda amat, gerimis masih menyapa.

Di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Punggur, Batam 11 orang pemulung mengais-ngais mencari sampah.

Diantara tumpukan sampah rumah tangga itu, terdapat kabel-kabel elektronik. Bagi para pemulung, kabel elektronik bekas itu sangat berharga. Tembaga kabel itu yang berharga.

Syarif, 55, berkisah saat itu ia dan 10 orang temannya tepat dipinggir jurang tumpukan sampah.

Toba – tiba Dummm…..

 

“Saya dengar bunyi hentakan,” kisah Syarif pada Batam Pos, Jumat (10/11).

Selang tak berlama keluar seperti asap. Padahal tak ada yang membakar sampah dekat sana. Suara hentakan kembali terdengar.

Srett srettt, pijakan tempat Syarif berdiri perlahan-lahan berjalan turun ke arah jurang. Sesaat ia hilang kendali atas tubuhnya.

“Tak lama, saya sadar. Spontan saja saya meloncat,” tuturnya.

Tumpukan sampah yang ia pijak sudah ambkes sekira setengah meter dari tumpukan sampah.

“Saya teriak ke teman-teman yang lain, agar loncat,” ucapnya.

Dari 11 orang itu, katanya hanya 4 orang saja berhasil meloncat dan menjauh dari longsoran sampah itu. Sedangkan 7 orang temannya, terbawa longsor.

“Longsornya tak bahaya kelihatannya, sebab teman-teman seperti sedang berselancar,” ujarnya.

Longsoran sampah ini cukup jauh juga, Syarif memperkirakan sekitar 20 meter dari tepi jurang tempat ia mengais-ngais sampah.

“Teman yang tujuh itu selamat, awalnya mengira tak ada korban,” ungkapnya.

Tapi tak berapa lama, ia mendengar Zidan anak dari Rokayah, 40, berteriak-teriak. Ia mengatakan ibunya sedang berada di tempat mandi, yang ditutupi sekat-sekat dari triplek.

Syarif melihat tempat mandi itu sudah tak ada lagi, sudah rata tertimbun dengan sampah bercampur tanah. Masyarakat sekitar langsung menggali di timbunan longsor itu.

“Sekitar jam 4 lewat, baru ketemu,” tuturnya dengan logat Sunda yang kental.

Selain tempat mandi, satu rumah dan kandang kambing juga tertimbun longsor itu.

“Rumah Bayu dan istrinya. Tapi mereka sempat melarikan diri saat longsor. Lalu rumah Jajang juga, semua orang di rumah itu juga selamat,” ungkapnya.

Ia mengatakan kejadian longsor sampah ini, baru kali ini terjadi.

“Sebelumnya belum pernah terjadi,” ucapnya. (ska)

Update