
batampos.co.id – Kondisi jalan yang berlubang kerap memakan korban. Hal ini seperti yang terjadi di ruas jalan S Parman, Seibeduk.
Warga Seibeduk, Ansarif, 24, berharap pemerintah menambal titik lubang di jalan tersebut. Seperti di seberang perumahan Nusa Indah ada dua lubang yang menganga persis di tengah jalan.
“Apalagi kalau malam kan agak gelap jalannya, ” ucapnya.
Ia mengatakan, rusaknya jalan ini terakhir pada Kamis (9/11) malam, seorang mahasiswi Politeknik Negeri Batam terjatuh karena menghindar lubang. Namun ia mengaku tak tahu nama korban tersebut.
“Dia dibawa ke klinik di Bidaayu pintu tiga setengah, kasihan dia,” ucap pekerja di bilangan Batuampar ini.
Tak hanya kali ini, warga lain,Dedi, menyebutkan jalanan berlubang membuat pengendara celaka. “Minggu lalu ada juga yang jatuh, anak PT (pekerja pabrik, red),” timpa rekan Ansarif ini.
Pantauan Batam Pos, selain dua lubang di depan Nusa Indah ini, ada dua titik juga ada di seberang perumahan atau komplek Bidadari. Lokasi lain yakni empat titik di yang tersebar di depan pintu dua hingga pintu empat Kawasan Industri Batamindo.
Dikonfirmasi, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam Yumasnur mengatakan penanganan jalan tersebut dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri. Ia mengklaim telah memngkomunikasikan hal ini dengan Pemprov.
“Semua akan mereka tangani mungkin masalah waktu saja, sekarang juga udah mulai,” katanya.
Ia mengatakan, kondisi cuaca sekarang yang sering hujan mempengaruhi kegiatan proyek fisik seperti penambalan jalan.
“Mereka akan perbaiki bertahap, di Simpang KDA Batamcenter dulu juga berlubang sekarang sudah diperbaiki,” pungkasnya. (cr13)
