batampos.co.id – Ketua DPR Setya Novanto hingga Sabtu (18/11) masih menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Hanya, belum diketahui seperti apa kondisi terakhir tersangka dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tersebut. Termasuk penyakit apa saja yang diderita ketua umum DPP Partai Golkar itu.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengatakan rangkaian tindakan medis sejatinya sudah dilakukan tim penyidik bersama pihak rumah sakit. Mulai dari pemeriksaan umum, magnetic resonance imaging (MRI), hingga tes CT-scan. ”Analisa dan kesimpulan dari pihak dokter akan menjadi pertimbangan bagi KPK menentukan langkah berikutnya,” ujarnya.
Namun, Febri belum mau menjelaskan lebih detail soal langkah berikutnya yang bakal diambil KPK bila Novanto dinyatakan sembuh. Begitu pula terkait kesimpulan dan analisa dokter. ”Apakah masih dibutuhkan observasi selama beberapa hari ke depan atau dapat dilakukan pemeriksaan dan penahanan lanjutan, masih akan ditentukan kemudian,” ungkapnya.
Febri menambahkan, keberadaan Novanto kini di bawah pengawasan KPK. Itu seiring langkah penahanan dan pembantaran yang sudah dilakukan lembaga superbodi tersebut pada Jumat (17/11). Dengan demikian, pihak-pihak yang ingin mengunjungi orang nomor satu di parlemen itu harus mendapatkan izin lebih dulu dari penyidik KPK.
”Kami harap peristiwa yang terjadi minggu ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak. Terutama untuk para saksi atau tersangka yang dipanggil penegak hukum agar mematuhi kewajiban tersebut,” ucap mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.
Selain fokus terhadap proses hukum Novanto, KPK juga tetap akan mempertimbangkan pengaduan masyarakat terkait tuduhan obstruction of justice atau menghalangi penegakan hukum kepada kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi, yang dilaporkan koalisi masyarakat sipil antikorupsi. Menurut dia, pengaduan itu perlu ditindaklanjuti agar upaya menghalangi pemberantasan korupsi tidak terjadi kemudian.
”Ancaman hukumannya cukup berat, 3-12 tahun. Jadi ini (obstruction of justice) tindak pidana yang serius dan KPK tentu akan mempelajari hal tersebut,” ungkapnya. Yunadi diadukan ke KPK lantaran dianggap mengulur-ulur pemeriksaan Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP dengan menggunakan dasar argumen hukum yang tidak relevan.
Bukan hanya itu, indikasi adanya sejumlah pihak yang sengaja menyembunyikan Novanto selama pencarian KPK juga bakal ditelusuri. Setidaknya, pihak-pihak yang diketahui bersama Novanto berpotensi dimintai keterangan. Salah satunya kontributor Metro TV, Hilman Mattauch. Hilman dipastikan mengetahui posisi Novanto sebelum insiden kecelakaan terjadi.
”Kalau butuh kronologi yang lebih rinci atau informasi terkait peristiwa untuk (kecelakaan) Kamis malam tentu tidak tertutup kemungkinan pihak yang mengetahui akan dipanggil sebagai saksi,” imbuhnya. Sebagai catatan, Hilman sebenarnya pernah dipecat oleh Metro TV pada Juni 2016 lalu. Namun, dia diakui kembali sebagai jurnalis Metro TV di tahun yang sama.
Sementara itu, di RSCM Kencana, dua karangan bunga untuk Novanto terlihat di lobi bagian belakang. Karangan yang bertuliskan Semoga Lekas Sembuh Papa Tiang Listrik #SAVETIANGLISTRIK tertera nama Sam Aliano. Satu lagi Rizal Villano SP lewat karangan bunganya menuliskan Semoga Lekas Sembuh Bapak Setya Novanto.
Saat dikirim pukul 10.45, karangan bunga tersebut masih utuh. Namun tak berselang lama setelah diletakkan di belakang, tulisan ucapan dirusak. Tinggal nama pengirimnya saja. Namun tidak ada yang tahu siapa yang merusak karangan tersebut.
Kiriman bunga itu tidak mendapat tanggapan dari pihak Novanto. ”Tidak tahu siapa yang kirim. Kalian ngomong, malah saya baru tahu,” tutur Fredrich yang ditemui setelah menjenguk kliennya itu. Dia pun mengaku tidak akan bersikap apapun atas kiriman tersebut.
Ketika ditanya mengenai kesehatan Novanto, Fredrich menuturkan Novanto selama dia jenguk selalu tidur. Menurutnya, tidak ada satu pun yang berani membangunkan kliennya. Termasuk dokter. ”Tadi saya tungguin sampai saya tinggal makan di bawah tidak bangun. Cuma bilang kalau mau buang air kecil,” ungkap Fredrich sambil berlalu. ”Cuma bilang aku masih lemes gitu,” imbuhnya.
Dia enggan untuk membeberkan lebih lanjut bagaimana kesehatan kliennya. Termasuk luka yang mulanya dia katakan sebesar bakpao. Fredrich berkilah jika keterangan kesehatan Novanto akan disampaikan pihak rumah sakit sebab dirinya tidak berwenang.
Ketika dikonfirmasi apakah di dalam rumah sakit diawasi oleh KPK, Fredrich mengaku tidak ada KPK. Hanya saja penjagaan di RSCM Kencana terlihat lebih ketat. Setiap pengunjung yang akan masuk pasti ditanya tujuan. “Kami sebenarnya menginginkan agar terbuka untuk masyarakat. Tapi KPK minta begitu (penjagaan lebih ketat, red)” katanya.
Sampai berita ini ditulis, menurut Fredrich, Novanto hanya dijenguk oleh keponakannya. Belum ada politisi maupun kerabat yang menjenguknya.
Fredrich juga menyampaikan pihaknya akan tetap mempolisikan pembuat meme mengenai Novanto. Termasuk meme terbaru. ”Yang baru ini lagi kita evaluasi,” ujarnya.
Kecelakaan Novanto ini seolah menjadi lelucon. Warganet ramai-ramai membuat candaan mengenai Novanto. Bahkan admin Nissan Indonesia dan Daihatsu Indonesia pun juga membuat cuitan yang seolah menyinggung kecelakaan yang dialami Novanto. Dari cuitan mereka, netizen pun ramai mengomentari. Tentu dengan cuitan pula.
Tak hanya itu, di google play juga dapat diunduh permainan yang sepertinya terinspirasi oleh kejadian kecelakaan Novanto. Permainan tersebut berupa tiang listrik yang menghindari tabrakan mobil. (tyo/lyn)
