
batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang secara resmi meluncurkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanjungpinang yang akan dilaksanakan pertengahan 2018 mendatang.
Pada peresmian pelaksaan pilkada di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (22/11) kemarin, KPU Tanjungpinang juga meluncurkan Si Sirih sebagai maskot Pilkada tahun depan. Agar jadi lebih semarak juga diperkenalkan situs resmi dan lagu utama pemantik partisipasi pemilih pada pilkada.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengajak seluruh elemen menyukseskan pelaksanaan Pilkada Tanjungpinang tahun depan. “Ayo semuanya sukseskan pilkada tahun depan. Sesuai dengan proporsinya masing-masing dalam merayakan pesta demokrasi lima tahunan,” ajak Lis.
Lis menambahkan, dalam penyelenggaraan pilkda mendatang yang terpenting bagaimana bersama-sama melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya sebuah pemilihan pemimpin yang akan menentukan sebuah proses yang akan menghadirkan Wali Kota dan Wakil Walikota untuk kepemimpinan 5 tahun yang akan datang.
“Partisipasi pemilih dalam pemilu di Kota Tanjungpinang masih terbilang rendah, seperti contoh pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur lalu, angka partisipasi belum cukup baik. Mudah-mudahan tahun ini tingkat partisipasi Kota Tanjungpinang bisa mencapai 77 persen,” ucapnya.
Untuk itu, lanjut Lis, kepada lurah, pengurus partai politik, penyelenggara pemilu, RT/RW, elit politik, serta pemerintah daerah untuk bersama-sama mensosialisasikan aturan pilkada serta mengajak masyarakat untuk datang memilih ke tempat pemungutan suara (TPS).
Dalam pelaksanaan pilkada mendatang, Lis mengharapkan akan semakin baik, jauh dari konflik dan isu-isu SARA. Karena semakin banyak konflik yang terjadi, maka semakin banyak ketidakpercayaan publik untuk tidak memilih.
“Tetapi jika kondisi pelaksanaan pilkada berjalan dengan kondusif, adem dan tenang, maka saya yakin kepercayaan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya akan semakin baik,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria menyatakan bahwa peluncuran maskot Si Sirih, sebagai awal tahapan Pilkada Kota Tanjungpinang. Dengan adanya simbol daun sirih yang ditetapkan maka akan mudah mengingatkan momen pilkada 2018 mendatang.
“Kami menetapkan daun sirih sebagai maskot pilkada Kota Tanjungpinang 2018. Sirih melambangkan kesederhanaan, sopan santun masyarakat Melayu. Si Sirih merupakan simbol kerukunan dan kedamaian, dan ini menandakan bahwa pelaksanaan pilkada di Kota Tanjungpinang akan berlangsung damai, demokratis, jujur, adil, anti fitnah dan anti kebencian. Pilkada yang halal, pilkada yang mengikhlaskan menang dan kalah,” kata Robby.
Saat ini, sambung Robby, KPU tengah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan pilkada pada Juni 2018 mendatang. Untuk itu, ia mengharapkan kepada peserta pilkada, pemerintah daerah, partai politik, pasangan calon (paslon), masyarakat dan tim sukses masing-masing kandidat untuk mensosialisasikan pelaksanaan pilkada dan mengajak masyarakat dan konstituennya untuk menggunakan hak pilihnya.
“Terutama sekali tentunya, mari kita kawal pelaksanaan Pilkada ini agar berlangsung lancar dengan damai, demokratis, jujur dan adil pastinya,’’ ujarnya. (aya)
