batampos.co.id – Nasib Mustofa Widjaja di bursa calon wakil gubernur Kepri belum terang. Sebab sampai kemarin, dua dari lima partai pengusung Sanur, yakni Nasdem dan Gerindra, belum menyatakan restu dan dukungannya.

Sementara tiga partai pengusung lainnya, yakni PPP, PKB, dan Demokrat sudah menyatakan mengusulkan Mustofa untuk bersaing dengan calon wagub Kepri lainnya, Isdianto.

Terkait hal ini, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Kepri, Hotman Hutapea, mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk pimpinan DPRD Kepri untuk melakukan verifikasi atas usulan tiga partai pengusung kepada Mustofa Widjaja.

“Dengan ditetapkan Isdianto sebagai cawagub definitif, tentunya sudah mengarah pada progres yang baik. Artinya, tinggal menunggu usulan satu nama lainnya,” ujar Hotman Hutapea, Kamis (23/11).

Politikus Demokrat tersebut menjelaskan, sampai saat ini pimpinan DPRD Kepri belum menunjukkan sinyal mengizinkan adanya proses verifikasi terhadap Mustofa. Jika ada izin, pihaknya akan segera melakukan proses verifikasi.

“Karena proses sebelumnya juga seperti ini,” papar Hotman.

Ketua Komisi II DPRD Kepri tersebut mengharapkan, partai-partai pengusung bisa menyelesaikan persoalan ini di tingkat internal. Karena Partai Nasdem dan Partai Gerindra masih belum memberikan keputusan politiknya.

“Sambil berjalan, kita berharap semua partai pengusung satu suara. Sehingga polemik ini segera tuntas,” harap Hotman.

Terpisah, Wakil Ketua DPW Nasdem Bidang Politik dan Pemerintahan, Pajrin, mengatakan Partai Nasdem sampai sejauh ini masih berkomitmen pada keputusan sebelumnya. Yakni mengusulkan Isdianto dan Rini Fitrianti.

“Nasdem sampai saat ini, belum mengubah keputusannya. Karena belum ada kesepakatan yang baru dengan semua partai partai pengusung,” ujar Pajrin, kemarin.

Sementara itu, akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, Zamzami A Karim, menilai akan terjadi pertarungan hebat untuk memperebutkan kursi wagub Kepri. Apalagi jika semua partai pengusung sepakat untuk mendukung Mustofa Widjaja.

“Jika benar terwujud, tentunya akan menjadi pertarungan yang hebat. Situasi tersebut terjadi, jika Mustofa mendapatkan dukungan semua partai pengusung,” ujar Zamzami.

Menurut Zamzami, baik Isdianto maupun Mustofa Widjaja memiliki peluang yang sama. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Tetap saja yang akan menentukan adalah pemilihan di DPRD Kepri.

“Kami juga berharap, nantinya DPRD Kepri tidak sembarangan memilih. Karena bertindak atas nama masyarakat Kepri,” harap Zamzami. (jpg)